JATIMTIMES – Madu merupakan cairan manis yang sangat populer di kalangan masyarakat. Selain sangat legit, madu dalam berbagai penelitian dikatakan memiliki segudang manfaat dalam kesehatan. Sejak beribu-ribu tahun lalu bahkan madu menjadi sebuah keharusan untuk dikonsumsi secara berkala.
Dewasa ini, penelitian mengenai manfaat dari madu terus bermunculan. Berbagai jurnal kesehatan mengungkapkan jika madu memiliki manfaat terapeutik bagi metabolisme dan pencernaan. Sehingga madu menjadi salah satu yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga : Tips Tetap Bugar Selama Puasa Ramadan, Konsumsi Susu Kambing Bisa Jadi Pilihan
Beberapa studi gizi seperti yang tertuang dalam Journal of Nutrition College – UNDIP mengungkapkan jika madu memiliki manfaat positif bagi tubuh saat sedang menjalankan puasa. Madu disebut memiliki rasio fruktosa dan glukosa yang seimbang. Kandungan ini membantu mempertahankan kadar glukosa darah lebih stabil saat sedang menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama aktivitas fisik.
Selain itu madu juga mengandung karbohidrat sederhana yang cepat diserap tubuh untuk mengembalikan energi ketika berbuka puasa. Selain itu juga mampu menyediakan energi untuk bertahan lama ketika dikonsumsi saat sahur.
Sementara itu, dikutip dari AyoSehat Kemenkes RI disebutkan jika madu memiliki manfaat sebagai pelindung lambung. Karena madu memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu melapisi dinding kerongkongan dan lambung. Hal ini membantu mencegah gerd atau asam lambung yang kambuh saat perut kosong. Kandungan senyawa seperti polifenol dan flavonoid dalam madu bertindak sebagai antibakterial alami yang menjaga sistem imun tetap kuat meskipun asupan makanan berkurang.
Tips Konsumsi Madu Herbal Saat Puasa
Sendhi Dhania, Brand Manager Zymuno melalui keterangan tertulis yang diterima Jatimtimes.com mengungkapkan, Madu Herbal Zymuno dapat menjadi salah satu pilihan tepat untuk dikonsumsi saat menjalankan ibadah puasa. Zymuno dapat dikonsumsi baik saat sahur maupun berbuka puasa. Berdasarkan anjuran konsumsi pada kemasan, Zymuno dapat dikonsumsi dua kali sehari setelah makan.
“Sehingga mengonsumsi satu takaran setelah berbuka dan satu lagi setelah sahur membantu tubuh memperoleh manfaatnya secara lebih konsisten selama bulan Ramadan,” katanya.
Baca Juga : Kapan Bulan Syaban 2026? Ini Jadwal Lengkap dan Malam Nisfu Syaban
Sendhi menambahkan, salah satu kesalahan paling umum selama berpuasa adalah tidak memperhatikan keseimbangan nutrisi saat sahur dan berbuka. Pola minum yang tidak teratur dan kebiasaan kurang tidur turut membuat tubuh lebih rentan lemas dan mudah sakit selama Ramadan. Sehingga, masyarakat untuk lebih cermat memilih asupan, mencukupi cairan tubuh, serta menjaga ritme istirahat selama puasa agar tubuh tetap bugar.
“Zymuno sebaiknya ditempatkan sebagai produk herbal pendamping untuk membantu memelihara kondisi kesehatan tubuh selama berpuasa. Berdasarkan klaim tradisional yang terdaftar di BPOM, Zymuno diformulasikan untuk membantu menjaga kesehatan pada penderita kanker, sehingga perannya bukan sebagai pengganti makanan utama atau sumber energi utama,” tambahnya.
Melihat manfaat dan kandungan yang dimiliki Zymuno, langkah kecil memilih nutrisi tepat untuk memenuhi kebutuhan selama menjalankan puasa nampaknya harus segera disiapkan mulai sekarang ya. Karena Ramadan sudah di depan mata, semangat dalam menjalankan ibadah puasa ya.
