JATIMTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mulai mematangkan skema lalu lintas untuk menyambut peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Stadion Gajayana pada 7–8 Februari 2026. Sejumlah titik transit, drop zone, hingga kantong parkir telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kedatangan jemaah.
Tak tanggung-tanggung, kegiatan akbar tersebut diperkirakan akan dihadiri lebih dari 100 ribu peserta dari berbagai daerah. Mayoritas jemaah datang secara berombongan dengan menggunakan kendaraan bus.
Baca Juga : DLH Kota Malang Siapkan Skenario Ubah Sampah Menjadi Petasol hingga Batu Bara Sintetis
Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, menyebutkan bahwa sedikitnya sekitar 800 bus akan memasuki wilayah Kota Malang selama pelaksanaan kegiatan. Untuk mencegah kemacetan, Dishub menerapkan pengaturan waktu kedatangan dari berbagai arah.
"Rombongan peserta yang datang dari arah utara, barat maupun selatan saat akan masuk ke Kota Malang sudah ditentukan waktunya. Setelah masuk Kota Malang, mereka langsung diarahkan ke tempat transit, drop zone, dan kantong parkir yang telah disediakan," ujar Rahmat, Minggu (25/1/2026).
Sebagai contoh, rombongan peserta asal Surabaya dijadwalkan masuk ke Kota Malang pada 7 Februari 2026 pukul 18.00 hingga 19.00 WIB. Setibanya di Kota Malang, peserta akan diarahkan ke drop zone di kawasan Jalan Simpang Ijen dengan titik transit di Bakorwil Malang. Sementara itu, armada bus akan diparkir di Jalan Simpang Balapan.
"Untuk ruas jalan di sekitaran Stadion Gajayana seperti Jalan Besar Ijen, Jalan Tangkuban Perahu dan Jalan Semeru harus steril dari seluruh kendaraan. Sehingga, nantinya seluruh peserta akan berjalan kaki ke lokasi kegiatan," ungkapnya.
Rahmat menjelaskan, Dishub memanfaatkan berbagai fasilitas umum sebagai lokasi transit sementara. Mulai dari gedung pemerintahan, fasilitas pendidikan, hingga sarana olahraga.
Beberapa di antaranya adalah Bakorwil Malang, Polkesma, SMKN 3 Malang, Lapangan Tenis Jalan Surabaya, Lapangan Rektorat Universitas Negeri Malang, Graha Cakrawala, Samantha Krida, MIN 1, MAN 2, SMPN 8, hingga Masjid Jami.
"Jadi di tempat transit, nantinya rombongan peserta bisa istirahat sementara sebelum jalan kaki ke Stadion Gajayana," tambahnya.
Baca Juga : Februari 2026 Sampai Tanggal Berapa? Ini Kalender Lengkap, Libur Nasional, dan Penjelasannya
Skema serupa juga akan diterapkan saat kepulangan peserta. Jemaah akan kembali ke titik transit masing-masing sebelum menuju drop zone untuk naik bus sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Pulangnya sama, mereka kembali ke tempat transit lalu menuju ke titik drop zone. Untuk jam kepulangan, juga telah dilakukan pengaturan," imbuhnya.
Terkait jumlah personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas, Rahmat menyampaikan bahwa hal tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Terkait jumlah personel dan atau adanya perubahan rencana, akan dibahas lebih lanjut lewat rapat koordinasi. Karena dalam kegiatan ini, semua stakeholder akan terlibat langsung," tandasnya.
Dengan skema tersebut, Dishub Kota Malang berharap seluruh rangkaian peringatan Harlah 1 Abad NU dapat berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat Kota Malang.
