Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Senin Pahing 5 Januari 2026: Hari Baik untuk Mulai Berbisnis

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

05 - Jan - 2026, 06:43

Placeholder
Ilustrasi bersalaman kesepakatan dalam berbisnis. (Foto: iStock)

JATIMTIMES – Tanggal 5 Januari 2026 bertepatan dengan Senin Pahing dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk Wuku Marakèh dengan neptu 13, bersamaan dengan 15 Rejeb 1959 Jawa dan 15 Rajab 1447 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan pribadi pekerja keras, berjiwa penolong, namun menyimpan sisi tegas yang kadang muncul dalam situasi tertentu. Energi hari ini dinilai cukup kuat untuk urusan pekerjaan dan usaha, selama dijalani dengan kesabaran dan konsistensi.

Baca Juga : Liburan Nataru, 1.000 Kendaraan Keluar Masuk Gerbang Tol Singosari per Jam

Senin Pahing dikenal memiliki neptu 13. Wataknya cenderung baik hati, jujur, dan ringan tangan. Pemilik weton ini juga dikenal memiliki sifat suka menolong dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik itu, ada karakter keras yang muncul ketika prinsip atau nilai yang diyakini dilanggar.

Dalam perhitungan pangarasan, Senin Pahing berada pada Lakuning Lintang. Maknanya, sosok ini kerap menjadi penunjuk arah atau panutan bagi lingkungan sekitar. Aura keteladanan cukup kuat, meski dalam perjalanan hidup sering diwarnai perubahan, baik dalam pekerjaan, tempat tinggal, maupun rencana jangka panjang.

Sisi lain Senin Pahing tercermin dalam Pancasuda Bumi Kapetak. Watak ini melambangkan pribadi pekerja keras, tahan banting, dan sanggup memendam kekecewaan tanpa banyak mengeluh. Kerapian dan kebersihan menjadi hal yang paling diperhatikan. Namun ada sisi negatif yang perlu diwaspadai, yakni kecenderungan menyimpan dendam serta kebaikan yang sering luput dari perhatian orang lain.

Wuku Marakèh berada di bawah lambang Dewa Bathara Surènggana. Wataknya menerima apa yang telah digariskan, dengan sikap nrima namun tetap berusaha. Gedhong dipanggul menggambarkan kemampuan menunjukkan karunia yang dimiliki, meski tidak selalu ditampilkan secara terang-terangan.

Simbol pohon trengguli menggambarkan sifat yang kurang menyukai keramaian dan memiliki pola pikir berbeda dari kebanyakan orang. Umbul-umbul terbalik menandakan keberuntungan yang sebenarnya sudah dekat, hanya saja kerap datang dengan cara tak terduga.

Gambaran lain Wuku Marakèh diibaratkan bunga setaman yang dirahasiakan. Ada kecenderungan bersikap hemat, bahkan terkesan pelit, tetapi tutur kata tetap manis. Uniknya, masukan yang terdengar baik kadang justru berujung menyesatkan jika tidak disaring dengan bijak.

Baca Juga : Eyeshadow Kerap Bergaris dan Berlipat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lambang bunga layu menandakan potensi kesialan yang perlu diwaspadai. Dalam tujuh hari Wuku Marakèh, terdapat pantangan untuk bepergian jauh ke arah barat laut jika menyangkut urusan yang penting.

Kabar baiknya, Senin Pahing di Wuku Marakèh dinilai sebagai hari yang mendukung berbagai jenis pekerjaan. Aktivitas merobohkan bangunan untuk dibangun kembali juga dipercaya membawa hasil yang baik jika dilakukan hari ini. Momentum ini cocok dimanfaatkan untuk memulai ulang rencana atau memperbaiki sesuatu yang sebelumnya kurang berjalan optimal.

Dalam urusan profesi, Senin Pahing dikenal cocok menekuni dunia wirausaha. Karakter mandiri, pekerja keras, dan teliti mendukung bidang seperti perdagangan, usaha mandiri, maupun pekerjaan yang membutuhkan fokus dan ketekunan tinggi.

Sementara dalam urusan asmara, kecocokan Senin Pahing disebut selaras dengan weton berneptu 10, 11, 14, atau 18, seperti Selasa Pon, Minggu Legi, Senin Pon, Kamis Kliwon, hingga Jumat Legi atau Kliwon. 


Topik

Serba Serbi Pahing Senin pahing weton



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya