JATIMTIMES — Struktur pasar wisata mancanegara di Jawa Timur (Jatim) menunjukkan pergeseran pada awal 2026. Wisatawan asal Tiongkok kini menguasai lebih dari sepertiga total kunjungan turis asing yang masuk melalui pintu Bandara Juanda.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jatim Herum Fajarwati menyebutkan, wisatawan asal Tiongkok menjadi kelompok terbesar dalam komposisi kunjungan wisman pada Januari 2026.
Baca Juga : Pasokan Daging Sapi di Kota Malang Masih Kurang, Harga di Pasar Tembus Rp135 Ribu Per Kg
"Pada periode Januari 2026 jumlah kunjungan wisman terbesar merupakan warga negara berkebangsaan Tiongkok sebanyak 7.068 kunjungan dengan peranan sebesar 34,40 persen terhadap total wisman yang masuk melalui pintu Juanda," ujarnya.
Dominasi tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran pasar wisata Tiongkok dalam arus wisatawan asing ke Jatim. Tren kenaikan kunjungan dari negara tersebut terlihat dalam beberapa periode terakhir.
Pada Januari 2025, jumlah wisatawan Tiongkok yang datang tercatat 5.208 kunjungan. Angka itu meningkat menjadi 5.707 kunjungan pada Desember 2025, sebelum kembali melonjak menjadi 7.068 kunjungan pada Januari 2026.
Pergeseran komposisi pasar wisata juga tercermin dari perubahan posisi negara asal wisman terbesar. Pada periode sebelumnya, wisatawan Malaysia sempat menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Jatim.
Namun pada Januari 2026, posisinya bergeser ke peringkat kedua dengan 4.345 kunjungan atau sekitar 21,15 persen dari total wisman yang masuk melalui Bandara Juanda. Dibandingkan Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan asal Malaysia tercatat mengalami penurunan sekitar 1.260 kunjungan atau turun sekitar 22,48 persen secara bulanan.
Sementara itu, wisatawan asal Singapura menempati posisi ketiga dengan 1.397 kunjungan atau sekitar 6,80 persen dari total turis asing yang datang melalui Bandara Juanda. Meski masih berada di tiga besar, kunjungan dari Singapura tercatat mengalami penurunan paling tajam dibandingkan bulan sebelumnya.
Jumlah wisatawan dari negara tersebut berkurang 2.104 kunjungan dibandingkan Desember 2025 atau turun 60,10 persen secara bulanan. Dibandingkan Januari 2025, jumlahnya juga menyusut 633 kunjungan atau turun 31,18 persen secara tahunan.
Baca Juga : Awal 2026, Kunjungan Wisman ke Jatim Turun 17,87 Persen usai Libur Akhir Tahun
Herum menjelaskan bahwa secara keseluruhan kunjungan wisman ke Jawa Timur masih didominasi oleh sejumlah negara utama yang selama ini menjadi pasar wisata provinsi tersebut.
“Sepuluh negara utama menyumbang 73,28 persen dari total kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara Juanda pada Januari 2026,” katanya.
Selain tiga negara yang telah disebutkan sebelumnya, sejumlah negara lain juga turut menyumbang kunjungan wisatawan mancanegara ke Jatim. Korea Selatan tercatat menyumbang 619 kunjungan, diikuti Amerika Serikat sebanyak 402 kunjungan, Jepang 324 kunjungan, India 265 kunjungan, serta Australia 233 kunjungan.
Secara keseluruhan, sepuluh negara utama menyumbang 15.058 kunjungan, sementara 5.490 kunjungan lainnya berasal dari berbagai negara di luar kelompok tersebut.
Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jatim tercatat mencapai 329.945 kunjungan, dengan Bandara Juanda tetap menjadi pintu masuk utama turis asing menuju provinsi tersebut.
