Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Dicari, Ciplukan Kini Jadi Menu Favorit di Wahana Wisata Edukasi Tulungagung

Penulis : Anang Basso - Editor : A Yahya

22 - Nov - 2020, 20:23

Placeholder
Ciplukan yang sudah dikemas di Nangkula Park / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Menu yang jarang ada di wilayah lain, justru tersedia di wahana wisata edukasi Nangkula Park, Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Menu buah ciplukan hasil bumi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Larasati ini dikemas dengan model menarik dalam piring mika kecil.

"Tiap kemasan ini, 1,5 ons, kita siapkan dari hasil budidaya petani sini," kata Devi, Sekretaris Nangkula Park, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga : Peringati HKN Ke-56, Dinkes Blitar dan RS Medika Utama Gelar Webinar Ilmiah

 

Dengan kemasan kecil ini, pengunjung dapat menikmati ciplukan dengan harga 6000 Rupiah.

"Ciplukan ini dulu tumbuh liar di ladang dan sawah, biasanya tumbuh di sela tanaman palawija. Kini, kita usahakan dibudidaya," kata Anang Mustofa, Kepala Desa Kendalbulur di lokasi yang sama.

Selain menjadi menu andalan baru, ciplukan menjadi komoditas andalan selain tembakau dan padi di Kendalbulur saat ini.

"Ini panennya mirip lombok atau cabai, bisa dipanen selama tiga bulan lebih. Selain dicari banyak orang karena dipercaya mampu menjadi obat alternatif berbagai penyakit juga ciplukan menjadi buah yang dicari," terangnya.

Kepala desa muda yang inovatif itu akan terus mencari hal baru untuk mencarikan kesempatan warganya mendapat penghasilan dan kesejahteraan. 
 

Seperti diketahui, Ciplukan atau Physalis angulata L adalah tanaman yang habitatnya di iklim tropis.

Baca Juga : Cegah Disinformasi, Media Punya Peran Penting Bangun Masyarakat Sadar Vaksin

 

Di daerah Jawa, ciplukan tumbuh di semak-semak, tepi jalan, kebun, hingga hutan. Buahnya berwarna hijau kekuningan.
 

Ciplukan dikenal pula dengan nama Morel Berry (Inggris), Ceplukan (Jawa), Cecendet (Sunda), Yor-yoran (Madura), Lapinonat (Seram), Angket, Kepok-Kepokan, Keceplokan (Bali), Dedes (Sasak), dan Leletokan (Minahasa).

Banyak dipercaya masyarakat, ceplukan selain menambah vitalitas, juga dipercaya mengobati epilepsi, kanker, bau mulut sampai diabetes. 


Topik

Kesehatan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

A Yahya