Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Optimalisasi UHC Jadi Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Jember

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : A Yahya

01 - Apr - 2026, 12:39

Placeholder
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menjenguk salah satu pasien

JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan program Universal Health Coverage (UHC). Langkah ini dipandang sebagai strategi krusial untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan di tahun 2026.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa akses kesehatan yang merata merupakan fondasi utama kesejahteraan warga. Menurut dia, program UHC bukan sekadar pemenuhan administrasi kesehatan, melainkan bentuk ikhtiar nyata pemerintah daerah untuk menjamin kehadiran negara bagi masyarakat yang tidak mampu.

Baca Juga : RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (RLPPD) KOTA MALANG TAHUN 2025

Dalam keterangannya Rabu (1/4/2026), Gus Fawait menanggapi fluktuasi angka kesehatan di awal tahun 2026. Dia menekankan pentingnya melihat data secara komprehensif dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum tahun anggaran berakhir.

"Membandingkan angka tidak bisa hanya per tiga bulan dengan data setahun penuh. Namun, kami pastikan bahwa UHC adalah instrumen utama untuk menurunkan AKI dan AKB. Salah satu faktor ketimpangan saat pertumbuhan ekonomi naik adalah akses kesehatan. Dengan UHC, kita meminimalisir hambatan bagi warga tidak mampu untuk mendapatkan layanan medis berkualitas," ujar Gus Fawait.

Sebagai langkah konkret jangka pendek, Gus Fawait mengumumkan program pemeriksaan kesehatan intensif bagi ibu hamil di seluruh wilayah Jember. Mulai akhir April 2026, pemerintah daerah menargetkan seluruh ibu hamil di Jember sudah mendapatkan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

"Kita punya target, akhir April ini seluruh ibu hamil di Jember harus sudah di-USG. Ini adalah deteksi dini untuk memastikan kesehatan janin dan ibu, sehingga risiko saat persalinan bisa kita minimalisir sejak awal," tambahnya.

Baca Juga : Operasi Ketupat Semeru 2026: Kriminalitas di Kota Malang Turun 26 Persen, Pelanggaran Lalu Lintas Nol

Gus Fawait juga menjelaskan bahwa pembangunan di Jember dilakukan dengan pembagian skala waktu yang jelas. Sementara pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi pertanian masuk dalam program jangka menengah dan panjang, layanan kesehatan melalui UHC adalah program yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Integrasi antara jaminan kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) yang kompeten diharapkan mampu menciptakan ekosistem kesehatan yang tangguh. Dengan terpenuhinya layanan dasar ini, Gus Fawait optimis Jember tidak hanya unggul dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam kualitas hidup manusianya. (*)


Topik

Kesehatan Jember Gus fawait bupati Jember bupati Gus fawait



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya