Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Tren Kopi Santan: Rahasia Rasa Creamy, Khasiat, dan Risikonya Menurut Ahli Gizi

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Aug - 2025, 13:34

Placeholder
Ilustrasi kopi susu santan. (Foto: Pixabay)

JATIMTIMES - Di tengah maraknya tren minuman kekinian, kopi susu santan mulai mencuri perhatian para pencinta kopi di Indonesia. Perpaduan antara kopi yang kuat, rasa manis gula, dan gurih creamy dari santan memberikan sensasi unik yang berbeda dari kopi susu pada umumnya. 

Tidak hanya menawarkan cita rasa yang kaya, santan juga kerap dijadikan alternatif pengganti krimer atau susu sapi bagi mereka yang intoleran laktosa atau ingin menghindari produk hewani.

Baca Juga : Israel Serang Gaza, 5 Jurnalis Al Jazeera Tewas di Dekat RS Al-Shifa

Minuman ini bahkan semakin mudah dijumpai di berbagai kafe maupun dibuat sendiri di rumah hanya dengan tiga bahan sederhana kopi, gula, dan santan.

Meski terdengar nikmat dan menggoda, banyak yang bertanya-tanya: apakah kopi campur santan aman untuk kesehatan?

Apakah Kopi Campur Santan Aman untuk Kesehatan?

Menurut Vieta Annisa Nurhidayati, SGz, MSc, dosen Program Studi Manajemen Jasa Pangan dan Gizi, Sekolah Vokasi IPB University, penggunaan santan dalam kopi aman dikonsumsi selama porsinya wajar.

Santan sering digunakan sebagai pengganti krimer, terutama untuk orang yang intoleran laktosa atau menghindari produk hewani. Selain itu, santan mengandung asam laurat yang bersifat antimikroba, serta Medium-Chain Triglycerides (MCT) yang mudah dicerna tubuh dan dapat mendukung kesehatan sistem imun.

"Santan dapat digunakan sebagai krimer, terutama bagi konsumen yang intoleran laktosa atau yang ingin menghindari produk hewani," tuturnya seperti yang dikutip dari www.ipb.ac.id, Senin (11/8/2025).

Meski demikian, santan memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi, sehingga konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, terutama bagi penderita:

• Dislipidemia (gangguan lemak darah)

• Penyakit jantung

• Masalah kantung empedu

Vieta menegaskan, “Meskipun umumnya aman, santan sebaiknya dikonsumsi secukupnya untuk menjaga kesehatan.”

Kelebihan Kopi Susu Santan

Selain rasa unik dan tekstur creamy, kopi campur santan juga memiliki beberapa kelebihan:

- Ramah untuk pencernaan bagi yang sensitif terhadap susu sapi.

- Memberi rasa gurih alami tanpa tambahan krimer buatan.

- Mengandung nutrisi seperti lemak sehat MCT yang cepat diubah menjadi energi.

Cara Membuat Kopi Susu Santan di Rumah

Kopi susu santan bisa dibuat panas maupun dingin. Berikut langkah sederhananya:

Bahan:

- 1 sdt kopi instan atau kopi bubuk seduh

Baca Juga : Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Magetan Gelar Bedah Buku Secangkir Kopi untuk Magetan

- 1–2 sdt gula (pasir atau gula merah, sesuai selera)

- 50–100 ml santan (murni atau krim santan)

- Air panas secukupnya

- Es batu (opsional)

Langkah membuat:

1. Seduh kopi dengan air panas.

2. Tambahkan gula, aduk hingga larut.

3. Tuang santan sesuai tingkat kekentalan yang diinginkan.

4. Sajikan panas atau tambahkan es batu untuk versi dingin.

Untuk rasa lebih creamy, gunakan santan murni atau krim santan yang memiliki kandungan lemak lebih tinggi.

Kopi campur santan bisa menjadi pilihan minuman lezat dan unik, terutama bagi yang mencari alternatif bebas laktosa. Namun, karena kandungan lemak jenuh pada santan cukup tinggi, konsumsinya perlu dibatasi. Minumlah secukupnya dan imbangi dengan pola makan sehat agar manfaatnya tetap maksimal.


Topik

Kesehatan Kopi kopi susu kopi santan kopi susu santan cara membuat kopi santan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni