Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Ratusan KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : A Yahya

28 - Jul - 2026, 19:20

Placeholder
BPBD Jember saat menyalurkan air bersih di Kalisat

JATIMTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Kalisat. Distribusi air bersih ke-9 tersebut dilaksanakan pada Minggu, (26/7/ 2026), dengan menyasar Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk, sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) Kabupaten Jember ke sejumlah tandon yang telah disiapkan warga. Bantuan tersebut kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan sanitasi.

Baca Juga : Viral Campuran Sabun, Pasta Gigi, dan Baking Soda untuk Bersihka Toilet, Benarkah Efektif?

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, sedikitnya sekitar 325 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk. Rinciannya meliputi sekitar 75 KK di Dusun Kidul serta sekitar 250 KK di Dusun Karangpring yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena sumber air mengalami penurunan debit.

Tim Pusdalops BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Sumberjeruk sekaligus hasil asesmen lapangan yang menunjukkan kebutuhan mendesak masyarakat terhadap pasokan air bersih.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari respons cepat BPBD Jember terhadap dampak kekeringan yang sedang terjadi. Kami bersama Dinas PRKPLH memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," ujar Firman.

Ia menjelaskan, penanganan tersebut juga mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Firman menambahkan, seluruh proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Personel BPBD bersama perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat bergotong royong mengatur proses penyaluran sehingga air bersih dapat diterima secara merata oleh warga terdampak.

Baca Juga : Pastikan Ruang Belajar Layak, Cahyo DPRD Jatim Kawal Revitalisasi Sekolah di Surabaya

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan kekeringan, terutama di wilayah yang setiap tahun mengalami penurunan ketersediaan air saat musim kemarau.

BPBD Jember juga merekomendasikan agar distribusi air bersih ke Desa Sumberjeruk tetap dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter hingga kondisi sumber air masyarakat kembali normal. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bersih bagi ratusan keluarga sekaligus meminimalkan dampak sosial maupun kesehatan akibat kekeringan yang masih berlangsung di Kecamatan Kalisat. (*)


Topik

Pemerintahan kekeringan jember kalisat bpbd kabupaten jember firman arifianto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan