JATIMTIMES – Bursa pemilihan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan periode 2026–2029 bakal diikuti dua kandidat, yakni Kadam Mustoko, wartawan Harian Duta Masyarakat, dan M. Nur Ali Zulfikar, wartawan Suarabhinneka.com. Keduanya resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon pada hari terakhir masa pendaftaran, Senin (27/7/2026).
Berkas pendaftaran kedua bakal calon (bacalon) diterima langsung oleh Ketua Panitia Konferensi V PWI Lamongan Hanif Manshuri yang didampingi koordinator kesekretariatan, Adyad Ammy Isfansyah.
Baca Juga : Bupati Situbondo Soroti Sampah Pesisir saat Petik Laut Besuki, Siapkan TPS untuk Atasi Persoalan Lingkungan
Hanif Manshuri mengatakan, panitia telah melakukan penelitian awal terhadap dokumen yang disampaikan kedua bakal calon. Berdasarkan hasil pemeriksaan administrasi, seluruh persyaratan dinyatakan telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI yang ditetapkan pada Konferensi Persatuan Agustus 2025.
"Setelah ini, kami akan membuat berita acara hasil penelitian administrasi untuk selanjutnya diserahkan kepada pengurus PWI Jawa Timur. Tahap berikutnya adalah proses verifikasi dan penetapan sebagai calon ketua PWI Lamongan," ujar Hanif, yang akrab disapa Kaji Hanif.
Lebih jauh, Kaji Hanif mengungkapkan bahwa, pelaksanaan konferensi V diagendakan berlangsung tanggal 03 Agustus 2026 di aula lantai 5 Gedung MUI Kabupaten Lamongan.
"Sesuai kordinasi dengan pengurus PWI Jatim, rencana konferensi dilaksanakan Senin 3 Agustus 2026," ungkapnya.
Dengan berakhirnya masa pendaftaran, Konferensi V PWI Lamongan akan menghadirkan persaingan dua kandidat dalam memperebutkan kursi ketua PWI Lamongan periode 2026–2029.
Baca Juga : Nakhoda Baru, Kadin Lamongan Bakal Perkuat Investasi hingga Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Selanjutnya, seluruh tahapan akan mengacu pada mekanisme organisasi sesuai ketentuan yang berlaku hingga penetapan calon dan pelaksanaan pemilihan dalam konferensi.
Konferensi V PWI Lamongan menjadi agenda penting organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat profesionalisme, menjaga independensi pers, serta meningkatkan peran PWI dalam pengembangan kompetensi wartawan di Kabupaten Lamongan.
