Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Kanwil Kemenag Jatim Dorong MAN 1 Kota Malang Perkuat Pendidikan Unggul di Era Digital

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

13 - May - 2026, 13:58

Placeholder
H. Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I., bersama jajaran pimpinan dan GTK MAN 1 Kota Malang saat kegiatan pembinaan bertema penguatan mutu pendidikan, profesionalisme pendidik, serta adaptasi literasi digital di era perkembangan AI, Selasa (12/5/2026).

JATIMTIMES - Kepercayaan publik terhadap madrasah dinilai tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui konsistensi menjaga mutu pendidikan, pembaruan program, hingga kemampuan lembaga pendidikan membaca perubahan zaman. Pesan itu mengemuka dalam pembinaan yang diberikan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, H. Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I., kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang, Selasa, (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah tersebut mengangkat tema “Bersinergi Membangun Pendidikan Unggul dan Pendidik Profesional di MAN 1 Kota Malang.” Seluruh GTK MAN 1 Kota Malang hadir mengikuti pembinaan yang menyoroti tantangan pendidikan, peningkatan profesionalisme guru, hingga arah pengembangan madrasah di era digital.

Baca Juga : HUT Ke-61 Lemhannas RI, Ziarah Makam Bung Karno di Kota Blitar Perkuat Semangat Nasionalisme

Syaikhul Hadi menilai, MAN 1 Kota Malang menunjukkan perkembangan yang terus bergerak maju. Menurutnya, pembenahan yang dilakukan madrasah menjadi modal penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

1

“MAN 1 Kota Malang terbukti terus berbenah, memperbaiki diri, dan menjaga kualitas pendidikan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui peningkatan mutu dan pencapaian target yang diupayakan secara konsisten,” ujarnya.

Ia menekankan, persaingan lembaga pendidikan saat ini tidak lagi hanya bergantung pada fasilitas fisik, tetapi juga kemampuan menghadirkan identitas atau distingsi yang kuat. Karena itu, program unggulan yang sudah berjalan di MAN 1 Kota Malang dinilai perlu terus dipertahankan sekaligus dikembangkan agar memiliki daya saing yang lebih luas.

Menurutnya, madrasah harus berani membangun ciri khas yang relevan dengan perkembangan zaman. Konsep madrasah digital, penguatan budaya literasi, hingga program kreatif berbasis inovasi menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan modern.

“Program unggulan yang sudah dimiliki harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Madrasah juga perlu menghadirkan inovasi baru seperti madrasah digital, madrasah literasi, maupun pengembangan program kreatif lainnya,” katanya.

Dalam pembinaannya, Syaikhul Hadi juga menyoroti posisi strategis Kementerian Agama dalam pembangunan sumber daya manusia nasional. Ia menyebut dunia pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik.

2

Ia menilai kualitas pendidikan sebuah negara memiliki hubungan erat dengan kualitas guru yang dimiliki. Sebagai contoh, ia menyinggung sistem pendidikan di Iran yang menerapkan standar pendidikan tinggi bagi tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan nasional.

“Semakin tinggi kualitas pendidikan dan kualitas gurunya, maka akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan suatu bangsa,” ungkapnya.

Tidak hanya berbicara soal akademik, pembinaan tersebut juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi, khususnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurut Syaikhul Hadi, perkembangan AI tidak dapat dihindari, namun penggunaannya harus disikapi secara kritis dan bijak agar tidak mengikis nilai-nilai dasar pendidikan.

Ia menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter tetap menjadi fondasi utama di tengah derasnya arus digitalisasi. Selain itu, moderasi beragama, kemampuan bahasa, literasi digital, dan literasi keuangan dinilai harus mulai ditanamkan sejak dini di lingkungan madrasah agar peserta didik mampu menghadapi tantangan global.

“Teknologi harus dimanfaatkan secara bijak. Pendidikan karakter, moderasi beragama, kemampuan bahasa, literasi digital, dan literasi keuangan perlu diperkuat sejak dini di madrasah,” tegasnya.

Baca Juga : Ratusan Guru SMK se-Jatim Ikut Workshop TKA dan Digitalisasi Media Ajar Berbasis AI di Blitar

Di akhir pembinaan, Syaikhul Hadi, turut menyinggung keberadaan gedung SBSN yang segera dimanfaatkan oleh MAN 1 Kota Malang. Ia berharap fasilitas tersebut mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat kenyamanan proses belajar mengajar.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang bersumber dari uang rakyat harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

“Gedung dan fasilitas yang tersedia merupakan amanah. Karena itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. H. Sutirjo, M.Pd, melalui Wakil Kepala bidang Humas MAN 1 Kota Malang, Aris Yulianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pembinaan tersebut menjadi penguatan penting bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus menjaga budaya kerja profesional di lingkungan madrasah.

Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini menuntut madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu membangun lingkungan belajar yang adaptif, humanis, dan ramah terhadap perkembangan peserta didik.

“Pembinaan ini menjadi pengingat bagi kami bahwa kualitas pendidikan harus dibangun bersama melalui sinergi seluruh elemen madrasah. Profesionalisme guru, pelayanan pendidikan yang ramah, serta inovasi pembelajaran harus terus diperkuat agar MAN 1 Kota Malang tetap menjadi madrasah yang dipercaya masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, MAN 1 Kota Malang akan terus berupaya menjaga keseimbangan antara penguatan akademik, karakter, dan adaptasi teknologi dalam proses pendidikan. Menurutnya, pengembangan madrasah tidak cukup hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga pada pembentukan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

“Harapannya, seluruh program yang dikembangkan di madrasah mampu memberi dampak nyata bagi peserta didik, baik dari sisi kompetensi, karakter, maupun kesiapan menghadapi perubahan zaman,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan man 1 kota malang sutirjo kanwil kemenag syaikhul hadi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan