Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral Wisatawan Asal Surabaya Diduga Diserang di Vila Wediawu Malang

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

05 - May - 2026, 14:26

Placeholder
Tampak beberapa mobil berpelat L yang dikendarai wisatawan asal Surabaya saat menginap di vila Wediawu rusak. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penyerangan terhadap rombongan wisatawan asal Surabaya di kawasan wisata Wediawu, Malang Selatan, mendadak viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (5/5/2026) dini hari. 

Dalam video yang beredar, sejumlah kendaraan terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Kaca mobil pecah di beberapa bagian, mulai dari samping, belakang hingga depan.

Baca Juga : Pengamat Dorong Pemkot Surabaya Atur Batasan Rumah Kos dan Rusunami

Tak hanya itu, bodi kendaraan juga dicoret dengan tulisan vandalisme berwarna ungu, salah satunya bertuliskan “Bonek Jancuk”. Beberapa kendaraan diketahui menggunakan pelat nomor L, yang identik dengan wilayah Surabaya.

Selain kerusakan kendaraan, sejumlah wisatawan juga tampak mengalami luka. Dalam rekaman yang beredar, terlihat korban dengan kondisi luka di bagian kepala belakang dan pelipis yang berlumuran darah.

Dalam video yang beredar juga tampak situasi di lokasi mencekam. Terlihat lebih dari satu orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dugaan sementara, insiden ini dipicu oleh nyanyian chant yang dianggap bernada provokatif, mengingat rivalitas panjang antara kelompok suporter sepak bola di Jawa Timur.

Salah satu unggahan dari akun Instagram @persebayafans.27 menyebut kejadian itu terjadi saat rombongan warga Surabaya tengah berlibur.

"Warga Surabaya lagi liburan di Campground & Cottage Wediawu, Malang selatan. Niat ingin berlibur tidak ada embel-embel supporter di serang oleh oknum tapi banyak sekitar jam 3 pagi tadi. Cctv dimatikan dan listrik dipadamkan," tulis akun tersebut.

Sementara itu, akun lain @fj.surabaya menyebut wisatawan asal Surabaya yang menginap di vila Wediawu, Kabupaten Malang itu adalah rombongan gathering sebuah perusahaan.

"Selasa, 5 Mei 2026, dini hari For Justice bersama tim media lain menerima aduan bahwa telah terjadi sweeping di Malang Selatan yang menyasar rombongan gathering sebuah perusahaan," tulisnya.

Pihaknya juga mempertanyakan keamanan Malang sebagai destinasi wisata, khususnya bagi wisatawan dari luar daerah. Selain itu, desakan juga disampaikan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Baca Juga : Wabah Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar, Apa dan Seberapa Berbahaya Virus Ini?

"Nyetel chant bernada miring (yang diduga dilakukan wisatawan) memang tidak elok tapi apakah tindak pidana yang nyata seperti vandalisme, pengerusakan, dan pengeroyokan dapat dibenarkan? Kita bicara tindak pidana bukan bicara perasaan #BaperPulangSaja," lanjut unggahan tersebut. 

Menanggapi viralnya kejadian ini, pihak kepolisian memastikan telah turun langsung ke lokasi. Melalui akun resmi Instagramnya, Polres Malang menyatakan tengah melakukan pengamanan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Terima kasih informasinya, Min.., Saat ini Kepolisian telah berada di lokasi dan melakukan pengamanan serta penyelidikan lebih lanjut," tulis akun @polresmalang_polisiadem.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, silakan hubungi call center Polri di nomor 110," lanjut pernyataan tersebut.

Hingga saat ini, JatimTIMES masih berupaya untuk mengonfirmasi kejadian ini ke pihak Polres Malang. 


Topik

Peristiwa wisata wediawu wisatawan surabaya kabupaten malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa