Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Iran Tolak Perpanjangan Gencatan Senjata Sepihak dari Donald Trump, Ketegangan Teluk Persia Memanas

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

22 - Apr - 2026, 10:41

Placeholder
Hubungan Iran dan AS kembali memanas. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran justru menuai penolakan tegas dari Teheran. Pemerintah Iran menilai langkah tersebut tidak memiliki dasar kesepakatan bersama dan tidak akan diakui.

Penolakan ini disampaikan oleh Mahdi Mohammadi, penasihat Ketua Parlemen Iran, melalui akun media sosial X. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa keputusan sepihak dari Washington tidak memiliki arti bagi Iran.

Baca Juga : 7 Jalur Alternatif Pengganti Selat Hormuz, Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

“Perpanjangan gencatan senjata oleh Trump tidak berarti apa-apa,” ujar Mohammadi, dikutip dari laman Chosun, Rabu (22/4).

Mohammadi juga menyoroti sikap Amerika Serikat yang tetap mempertahankan blokade laut Iran, meskipun mengklaim memperpanjang gencatan senjata. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan inkonsistensi dan bisa dianggap sebagai bentuk agresi terselubung.

Ia bahkan menyebut blokade tersebut setara dengan aksi militer. “Melanjutkan blokade laut tidak berbeda dengan pengeboman, sehingga respons militer diperlukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak Iran mencurigai bahwa langkah perpanjangan gencatan senjata hanyalah strategi untuk mengulur waktu sebelum melancarkan serangan mendadak. Oleh karena itu, Iran menyatakan siap mengambil langkah lebih dulu jika situasi memanas.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Pakistan yang berperan sebagai mediator antara kedua negara berharap proses negosiasi tetap berlanjut.

“Dengan kepercayaan yang diberikan, Pakistan akan melanjutkan upaya sungguh-sungguhnya untuk menyelesaikan konflik melalui negosiasi,” ujar Sharif melalui akun X, Rabu (22/4).

Ia juga berharap Amerika Serikat dan Iran dapat tetap mematuhi gencatan senjata serta mencapai kesepakatan damai yang komprehensif dalam perundingan selanjutnya yang direncanakan berlangsung di Islamabad.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan yang dimulai pada 7 April dan berakhir pada 21 April. Namun, hingga batas waktu tersebut, putaran kedua negosiasi belum juga terlaksana.

Baca Juga : Konsisten Gaungkan Pemberdayaan Perempuan Berbasis Keluarga, Ning Ghyta Raih Puspa Cita

Iran diketahui enggan menghadiri perundingan jika masih berada di bawah tekanan atau ancaman dari AS. Bahkan hingga sehari sebelum masa gencatan berakhir, Teheran belum memberikan konfirmasi kehadiran dalam pertemuan lanjutan.

Di sisi lain, delegasi Amerika Serikat sebenarnya telah bersiap menuju Islamabad, namun rencana tersebut akhirnya dibatalkan.

Meski mengumumkan perpanjangan gencatan senjata, Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade di Selat Hormuz jalur vital distribusi energi dunia. Selain itu, pasukan AS juga dilaporkan dalam kondisi siaga penuh.

Langkah ini membuat Iran semakin waspada terhadap kemungkinan serangan mendadak.

Dalam pernyataannya, Sharif juga menyampaikan apresiasi kepada Trump yang telah menerima permintaan Pakistan untuk mendorong gencatan senjata demi memberi ruang bagi upaya diplomatik.

“Guna memungkinkan upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk berjalan sesuai rencana,” katanya.

Situasi di kawasan Teluk Persia kini masih penuh ketidakpastian, dengan kedua pihak sama-sama bersiap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk eskalasi konflik militer.


Topik

Internasional Amerika Serikat donald trump Iran Selat Hormuz gencatan senjata Perang Teluk Teluk Persia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni