Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Lepas 227 Jemaah Haji Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ingatkan Jaga Kesehatan Mental demi Fokus Ibadah

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Nurlayla Ratri

20 - Apr - 2026, 15:36

Placeholder
Pelepasan Jemaah Haji Kota Batu oleh Wali Kota dan jajaran Kankemenhaj di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (20/4/2026). (Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Wali Kota Batu Nurochman melakukan pelepasan 227 Calon Jemaah Haji (CJH) di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (20/4/2026). Selain menitipkan doa untuk Kota Batu, Nurochman juga berpesan pada para jemaah untuk bijak bermedia sosial dan menyebarkan informasi. Hal tersebut demi kesehatan mental selama ibadah.

Untuk diketahui, jemaah haji Kota Batu bakal berangkat pada 22 April 2026. Nurochman memberikan catatan khusus mengenai penggunaan teknologi komunikasi bagi jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun 2026.

Baca Juga : Baru 3 Pelamar Selter Sekda Kota Batu Resmi Serahkan Berkas, Dua Pejabat Internal dan Satu Luar Daerah

Ia menekankan bahwa kesehatan mental dan stabilitas psikologis jemaah sangat dipengaruhi oleh pola konsumsi informasi melalui media sosial hingga grup WhatsApp selama menjalankan ibadah.

Nurochman meminta para pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta para jemaah untuk lebih selektif dalam membagikan pesan. Menurutnya, penyebaran informasi yang bersifat spekulatif atau negatif dapat berdampak langsung pada kondisi kebugaran fisik jemaah.

"Jangan memberikan informasi-informasi yang justru mengganggu psikologi, mental, dan mungkin bisa berakibat pada fisik kita. Harus bijak dalam membagikan informasi," ujar Nurochman saat prosesi pelepasan jemaah haji di Balai Kota Among Tani, Senin (20/4/2026).

Nurochman yang tahun ini juga turut berangkat sebagai jemaah haji memahami betul bahwa tantangan di Tanah Suci tidak hanya soal fisik, tetapi juga ketahanan mental. Tekanan psikologis akibat informasi yang salah seringkali menjadi beban pikiran yang tidak perlu, sehingga mengganggu kekhusyukan dalam menunaikan rukun dan wajib haji.

Ia mendorong agar grup-grup percakapan digital yang diikuti jemaah diisi dengan konten yang bersifat motivasi, semangat, serta petunjuk teknis yang valid. Hal ini bertujuan untuk membangun atmosfer positif antar-sesama tamu Allah (dhuyufurrahman).

"Semangat, dan ajakan yang baik tentu menjadi kebajikan kita semuanya. Jangan sampai ada informasi-informasi yang justru menjadi beban para jemaah sekalian," imbuhnya.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Terima Rekomendasi LKPJ dari DPRD Kota Blitar, Siap Percepat Transformasi Kota Masa Depan

Pesan mengenai literasi digital ini dinilai krusial mengingat jemaah haji akan menghadapi lingkungan dengan budaya dan kebiasaan yang berbeda dari tanah air. Ketenangan pikiran menjadi modal utama bagi jemaah untuk tetap waspada dan mampu beradaptasi dengan cepat.

Selain mengimbau soal media sosial, Nurochman juga meminta para petugas haji untuk aktif menjalin komunikasi yang menenangkan. Petugas diharapkan menjadi filter utama informasi agar setiap pengumuman yang sampai ke jemaah benar-benar akurat dan tidak menimbulkan kepanikan.

"Dengan terjaganya stabilitas mental, seluruh jemaah dapat fokus sepenuhnya pada rangkaian ibadah," imbuhnya. 


Topik

Peristiwa Kota Batu Nurochman Cak Nur pemberangkatan jemaah haji



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Nurlayla Ratri