Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

3 Wilayah di Jatim Masih Dilanda Angin Kencang, Gontor Tercatat Paling Kencang

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

10 - Mar - 2026, 09:34

Placeholder
Peta angin kencang di Jatim periode 9-10 Maret 2026. (Foto: Instagram @bmkgiklimjatim)

JATIMTIMES - Angin kencang masih terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pemantauan terbaru, sedikitnya ada tiga titik yang mencatat kecepatan angin cukup tinggi, dengan wilayah Gontor menjadi yang paling kencang.

Data tersebut dihimpun dari pemantauan alat telemetri dan UPT milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur dalam periode 9 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 10 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.

Baca Juga : Komisi C DPRD Jatim Beri Sinyal Suntikan Modal Jamkrida Tak Sampai Rp 300 Miliar

Dari hasil pemantauan tersebut, kecepatan angin tertinggi tercatat di AWS Unida Gontor yang mencapai 51,1 kilometer per jam.

Selain itu, dua wilayah lain juga mencatat hembusan angin cukup kuat, yakni:
• AWS Maritim Perak II Surabaya: 42,5 km/jam
• AWS SMPK Nganjuk dan SMPK Mojokerto: 37,1 km/jam

Melihat kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta mewaspadai area yang rawan terdampak angin kencang seperti kawasan dengan banyak pohon besar maupun papan reklame.

Untuk diketahui, hujan deras yang disertai angin kencang di berbagai wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh sejumlah gangguan atmosfer.

Prakirawan BMKG Juanda menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan dinamika atmosfer yang sedang aktif di wilayah Indonesia.

“Gangguan atmosfer tersebut meliputi adanya pola angin konvergensi, aktifnya gelombang atmosfer MJO (Madden Julian Oscillation) dan Gelombang Low Frequency, serta adanya tiga sistem tekanan rendah di wilayah selatan Indonesia,” demikian keterangan BMKG Juanda.

Baca Juga : Jembatan Gantung Perintis Garuda di Ngrambe Diresmikan, Bupati Ngawi Apresiasi Peran Kodim dan Masyarakat

Kondisi atmosfer tersebut mendorong pertumbuhan awan hujan secara signifikan. “Hal itu bisa menyebabkan hujan deras disertai petir dan angin kencang,” imbuhnya.

Meski begitu, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur mulai berangsur menurun. Dalam pembaruan informasi pada Selasa (10/3/2026) BMKG menyebut kondisi tersebut terjadi seiring dengan melemahnya bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia.

“Alhamdulillah potensi cuaca ekstrem sudah menurun seiring menghilangnya bibit-bibit siklon. Semoga bisa dimanfaatkan untuk wilayah yang masih tergenang banjir atau terdampak cuaca ekstrem kemarin untuk penanggulangan hingga pulih,” tulis akun infobmkgjuanda.

Meski intensitasnya mulai menurun, masyarakat tetap diminta untuk memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti @bmkg.iklimjatim dan @infobmkg, agar dapat mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca yang masih bisa terjadi.


Topik

Peristiwa angin kencang bmkg gontor cuaca jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana