JATIMTIMES – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember menggelar operasi gabungan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung hingga 15 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bersama sejumlah stakeholder terkait di kawasan Terminal Pakusari, Jember, pada pagi hari Rabu (11/2/2026)
Kasatlantas Polres Jember, AKP. Bagas S, mengatakan operasi tersebut melibatkan petugas Pajak, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta Polisi Militer (PM). Operasi gabungan ini tidak hanya menyasar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga pemeriksaan administrasi kendaraan, termasuk pajak tahunan.
Baca Juga : Kursi Besi Kayutangan Raib, DLH Kota Malang Telusuri Jejak Pelaku lewat CCTV
"Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan kelengkapan berkendara, seperti surat-surat kendaraan dan kondisi fisik kendaraan.
Selain itu, pemeriksaan juga difokuskan pada administrasi pajak yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), baik pajak tahunan maupun kewajiban lainnya," ujar Kasatlantas AKP Bagas.
AKP Bagas menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus memastikan kepatuhan terhadap kewajiban pajak kendaraan. Ia menegaskan pentingnya tertib administrasi sebagai bagian dari keselamatan di jalan raya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu melengkapi persyaratan berkendara guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Ia berharap masyarakat dapat berkendara dengan aman sehingga keluarga di rumah tidak menerima kabar buruk akibat kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, pihaknya juga menyediakan layanan Samsat keliling di lokasi. Tercatat, sebanyak lima warga langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk membayar pajak kendaraan mereka di tempat.
AKP Bagas menuturkan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Pendekatan ini dilakukan melalui edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.
Baca Juga : Bupati Tulungagung Lantik 27 Pejabat Fungsional: Tinggalkan Kebiasaan Lama yang Pasif
Adapun untuk penindakan, porsinya hanya sekitar lima persen dari keseluruhan kegiatan operasi. Sementara 95 persen lainnya dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) guna meningkatkan transparansi dan efektivitas penegakan hukum.
Melalui operasi gabungan ini, Satlantas Polres Jember berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas semakin meningkat. "Dengan demikian, angka pelanggaran maupun kecelakaan di wilayah Jember dapat ditekan selama berlangsungnya Operasi Keselamatan Semeru 2026," pungkasnya.
Dari pantauan media ini, beberapa kendaraan yang terjaring razia, banyak yang pajaknya sudah kadaluarsa alias mati tidak hanya 1 tahun, tapi juga sampai 5 tahun lebih tepatnya sejak 2019. (*)
