BLITARTIMES - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya satu keluarga yang gantung diri di Dusun Sumberkuthuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Dari olah TKP yang dilakukan, polisi memastikan tidak ada satu pun barang berharga yang hilang dari rumah keluarga yang tewas itu.
“Hingga saat ini, berdasarkan penyelidikan yang kami lakukan, belum kami temukan tanda masuknya orang secara paksa. Dari keterangan saksi, pintu rumah korban terkunci dari dalam," ungkap Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela.
Baca Juga : Viral Video Polisi Tutup Jalan Lubang dengan Paving, Banjir Pujian Warganet
Tidak adanya perampokan terlihat dari barang-barang milik korban seperti motor dan barang berharga lainnya yang terlihat tertata rapi di tempatnya. “Kami masih lakukan pendalaman. Kenapa mereka sekeluarga bisa meninggal semua,” tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, ketenangan warga Dusun Sumberthuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, digegerkan peristiwa bunuh diri, Jumat (29/1/2021). Peristiwa membuat heboh karena aksi bunuh diri dilakukan satu keluarga. Korban terdiri dari tiga orang, yakni ayah atas nama Suryani (50) dan dua orang anaknya. Anak perempuan bernama Nada (19) dan satu anak laki-laki bernama Samuel (9).
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, aksi bunuh diri satu keluarga ini terkuak setelah anak pertama Suryani yang berada di Timor Leste menelepon tetangga. Anak Suryani itu meminta tolong kepada tetangga agar melihat kondisi rumahnya. Anak Suryani meminta tolong karena sejak pagi tidak bisa menghubungi keluarganya.
Tetangga korban bergegas menuju rumah Suryani. Namun pintu rumah Suryani tertutup rapat dan tetangga yang dimintai tolong tidak dapat masuk ke dalam rumah. Kemudian tetangga korban berinisiatif masuk dari pintu belakang.
Setelah masuk rumah, terlihat kondisi korban Nada sudah tak bernyawa berada di dalam kamar bersama adiknya, Samuel. Sementara sang ayah ditemukan tewas gantung diri. - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya satu keluarga yang gantung diri di Dusun Sumberkuthuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Dari olah TKP yang dilakukan, polisi memastikan tidak ada satu pun barang berharga yang hilang dari rumah keluarga yang tewas itu.
“Hingga saat ini, berdasarkan penyelidikan yang kami lakukan, belum kami temukan tanda masuknya orang secara paksa. Dari keterangan saksi, pintu rumah korban terkunci dari dalam," ungkap Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela.
Tidak adanya perampokan terlihat dari barang-barang milik korban seperti motor dan barang berharga lainnya yang terlihat tertata rapi di tempatnya. “Kami masih lakukan pendalaman. Kenapa mereka sekeluarga bisa meninggal semua,” tukasnya.
Baca Juga : Identitas Mayat Mengapung di Bengawan Solo Terkuak, Ternyata Warga Karanganyar
Diberitakan sebelumnya, ketenangan warga Dusun Sumberthuk, Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, digegerkan peristiwa bunuh diri, Jumat (29/1/2021). Peristiwa membuat heboh karena aksi bunuh diri dilakukan satu keluarga. Korban terdiri dari tiga orang, yakni ayah atas nama Suryani (50) dan dua orang anaknya. Anak perempuan bernama Nada (19) dan satu anak laki-laki bernama Samuel (9).
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, aksi bunuh diri satu keluarga ini terkuak setelah anak pertama Suryani yang berada di Timor Leste menelepon tetangga. Anak Suryani itu meminta tolong kepada tetangga agar melihat kondisi rumahnya. Anak Suryani meminta tolong karena sejak pagi tidak bisa menghubungi keluarganya.
Tetangga korban bergegas menuju rumah Suryani. Namun pintu rumah Suryani tertutup rapat dan tetangga yang dimintai tolong tidak dapat masuk ke dalam rumah. Kemudian tetangga korban berinisiatif masuk dari pintu belakang.
Setelah masuk rumah, terlihat kondisi korban Nada sudah tak bernyawa berada di dalam kamar bersama adiknya, Samuel. Sementara sang ayah ditemukan tewas gantung diri.
