Polsek Wonocolo mengamankan seorang perempuan muda bernama Melisa Sahana, 27. Gadis keturunan suku Tionghoa tersebut tertangkap polisi saat sedang asyik pesta sabu.
Cece Melisa demikian biasa disapa, awalnya dicari oleh ibunya Monita, 66. Karena dia sudah lama pergi dari rumahnya di Jalan Cemara, Kota Blitar. Dia pergi sejak setelah lebaran tahun ini dengan membawa mobil milik orang tuanya.
Karuan saja sang ibu resah sehingga memutuskan untuk mencarinya ke Surabaya. Ibunya tersebut mendapatkan info jika Melisa tinggal di Apartement High Poin, Jalan Siwalankerto.
Karena tidak tahu persis nomor kamarnya, Monita meminta bantuan pihak kepolisian. Hingga akhirnya diketahui jika Melisa tinggal di kamar nomor 629.
Saat pintu kamar dibuka benar saja ada Melisa di dalam. Tapi oleh Melisa pintu tersebut langsung ditutup rapat. "Tentu saja itu membuat curiga petugas yang mengantar ibunya," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya AKP Chintya Dewi.
Petugas pun kemudian melakukan berbagai upaya untuk masuk. Dan saat masuk ke dalam lanjut dilakukan pemeriksaan. "Saat itu ditemukan alat penghisap sabu yang masih terdapat sisa di dalamnya," lanjut Chintya.
Ternyata saat itu Melisa memang baru saja pesta sabu. Di dalam kamar dia bersama dengan seorang teman prianya Rendy Riel, 21.
Ke duanya lanjut diinterogasi dan diminta tes hasil urine oleh petugas. Dan memang ternyata positif terbukti ke duanya baru saja mengkonsumsi sabu. "Petugas lanjut membawa ke duanya ke Polsek Wonocolo," imbuh Chintya.
