Wujud Solidaritas, Pemkab Tulungagung Kirim 17 Ton Beras ke Aceh Tamiang

Editor

A Yahya

15 - Jan - 2026, 08:10

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu (kiri) saat menyalurkan bantuan beras sebanyak 17 ton untuk warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. (dok. Tulungagung Jatimtimes/Instagram @humas.tulungagung)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan lintas daerah. Kali ini, kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh

Berdasarkan keterangan yang diterima pada Kamis, 15 Januari 2026, bantuan berupa beras sebanyak 17 ton itu diserahkan langsung oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin (12/1) kemarin.

Baca Juga : Peserta Usia 13 Tahun Jadi Pendaftar Termuda Lomba Baca Berita Jatim Times 2026

Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangka kunjungan kerja resmi Pemkab Tulungagung ke Aceh Tamiang. Namun, bagi Bupati Gatut Sunu Wibowo, kunjungan tersebut tidak sekadar agenda formal antar pemerintah daerah. Menurutnya, kunjungan ini menjadi simbol kepedulian, solidaritas, dan ikatan persaudaraan antarsesama anak bangsa yang tengah menghadapi musibah.

Lewat sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa kehadiran Pemkab Tulungagung di Aceh Tamiang merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Ia menyampaikan bahwa musibah yang menimpa Aceh Tamiang juga menjadi duka bersama bagi masyarakat Tulungagung.

“Kami hadir sebagai wujud solidaritas dan kepedulian untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang yang tengah berjuang pascabencana," jelas Gatut Sunu. 

"Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan beras sebanyak 17 ton yang diharapkan dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak,” lanjutnya.

Menurutnya, bantuan tersebut memang tidak bisa menggantikan kerugian yang dialami warga akibat bencana banjir. Namun, ia berharap bantuan kebutuhan pokok itu setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.

Rombongan dari Jawa Timur tersebut disambut hangat oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H. Dalam sambutannya, Armia Pahmi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab Tulungagung. Ia menilai kehadiran langsung kepala daerah beserta jajaran menjadi bukti kuatnya solidaritas antardaerah di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kehadiran Bupati Tulungagung beserta rombongan. Selamat datang di Aceh Tamiang, inilah kondisi kampung kami saat ini. Semoga dengan sinergi ini, kita bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya,” jelas Armia Pahmi.

Baca Juga : Sayonara AKBP Taat Resdi, Sugeng Rawuh AKBP Ihram Kustarto di Polres Tulungagung

Armia Pahmi juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat Aceh Tamiang yang saat ini masih dalam tahap pemulihan. Ia berharap kerja sama dan komunikasi antarpemerintah daerah dapat terus terjalin, tidak hanya dalam situasi bencana, tetapi juga dalam berbagai sektor pembangunan lainnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo berharap bantuan fisik yang disalurkan dapat menjadi pemantik semangat bagi masyarakat Aceh Tamiang. Ia menekankan bahwa beras sebagai kebutuhan pokok diharapkan mampu membantu warga bertahan dan bangkit dari masa sulit pascabencana.

“Semoga bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menguatkan mental dan semangat masyarakat Aceh Tamiang untuk segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka,” pungkasnya.

Bupati Tulungagung dalam rombongan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Mereka antara lain Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bapenda, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim).