Penanganan Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga Tertunda Hujan Lebat, Kerugian Capai Rp 10 Juta
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
12 - Feb - 2026, 08:08
JATIMTIMES - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang memicu terjadinya pohon tumbang di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (12/2/2026). Pohon tumbang tersebut turut merusak rumah warga hingga menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Malang Purwoto menuturkan, peristiwa pohon tumbang terjadi pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. "Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Singosari terjadi sejak pukul 14.00 WIB yang kemudian mengakibatkan pohon beringin tumbang. Penyebabnya karena tidak kuat menahan gerusan air sungai irigasi persawahan," ujarnya.
Baca Juga : Ra Ahmad Mahfud Resmikan Asmaraloka, Wabup Sampang Harap Ekonomi Camplong Tumbuh
Pohon tumbang kemudian menimpa sebuah rumah warga yang berlokasi di Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari. Akibatnya, rumah yang berada di sebelah barat Kantor Desa Purwoasri tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.
"Pohon setinggi kurang lebih 10 meter dengan diameter 70 sentimeter roboh dan menimpa rumah warga pada bagian dapur serta kamar mandi," ujarnya.
Data BPBD Kabupaten Malang mengungkapkan, pemilik rumah yang rusak akibat terdampak pohon beringin yang tumbang tersebut bernama Muhammad Alfiyanto (41). "Nihil korban jiwa, sementara untuk perkiraan nilai kerugian kurang lebih Rp 10 juta," ujarnya.
Sementara itu, penanganan pohon tumbang turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni dari unsur BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Muspika Singosari, para relawan, hingga Tagana serta perangkat desa dan masyarakat setempat.
Baca Juga : Hampir Sebulan Ditahan, Kondisi Kejiwaan Yai Mim Disebut Masih Belum Stabil
Penanganan berupa pemotongan serta pembersihan pohon tumbang hingga Kamis (12/2/2026) malam dilaporkan masih berlangsung dengan turut menggunakan gergaji mesin. "Saat ini masih dilaksanakan pembersihan pohon tumbang untuk yang sebagian dan akan dilanjutkan besok (Jumat, 13/2/2026), karena kondisi cuaca di lokasi masih hujan deras," pungkas Purwoto.
