JATIMTIMES - Toyota Avanza bernopol L 1537 E menabarak 6 motor di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Warga terpaksa mengamankan sopir Avanza untuk menghindari amukan massa.
Saksi di lokasi Riri (37) mengatakan, Avanza berwarna hitam itu melaju dari arah Selatan ke Utara atau dari arah Kediri menuju Jombang. Saat itu, ia berkendara tepat berada di belakang mobil tersebut.
Baca Juga : Kota Batu Dikepung Cuaca Ekstrem, Lima Kejadian Bencana Dalam Sehari
Setibanya di lokasi kejadian sekitar 15.30 WIB, Avanza tiba-tiba hilang kendali melaju ke kenan atau arah yang berlawanan. Seketika itu juga, mobil menghantam kendaraan yang berjalan dari arah berlawanan. "Korbannya ada 7 motor. Semuanya tergeletak di jalan," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Minggu (25/01/2026).
Salah satu korban Abdillah Muhsin (18) menyampaikan, Avanza hitam itu melaju kencang dari arah selatan. Sedangkan dia dibonceng temannya yang melaju dari arah sebaliknya. Tiba-tiba saja, mobil tersebut belok ke arahnya dan menabrak sejumlah motor yang melaju searah dengannya. "Saya tadi dari arah SPBU itu, tiba-tiba ada mobil hitam kencang terus ke tengah nabrak gitu. Gak tau tadi berapa motor yang ditabrak," ucapnya.
Pantauan di lokasi, Avanza berhenti setelah menabrak pohon di pinggit jalan. Sedangkan, ada 2 motor yang menancap di antara bodi depan Avanza dengan pohon.
Kecelakaan ini memicu perhatian warga di lokasi. Karena itu, salah seorang warga mengamankan sopir Avanza dan penumpangnya ke dalam rumah untuk menghindari amukan massa.
Baca Juga : Rawan Bencana Angin Kencang di Malang, Pohon Tumbang Timpa Mobil hingga Rusak Rumah
Saat ini, proses oleh TKP masih berlangsung di lokasi dengan dipimpin Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto. Petugas juga telah mengevakuasi semua kendaraan dan korban yang terlibat kecelakaan.
Siswanto memastikan, ada 7 kendaraan yang terlibat kecelakaan. Yaitu 1 mobil dan 6 motor. Namun, ia belum bisa memastikan jumlah korban dan penyebab kecelakaan. "Penyebabnya masih kami dalami. Yang jelas ada beberapa kendaraan yang terlibat. Untuk mobilnya ada 1, dan sepeda motor ada 6," pungkasnya.
