Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Satu Abad NU dan Stadion Gajayana Jadi Magnet 100 Ribu Jemaah Mujahadah Kubro di Malang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

23 - Jan - 2026, 20:16

Placeholder
Stadion Gajayana Kota Malang. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Persiapan pelaksanaan Mujahaddah Kubro yang rencananya digelar pada 7 dan 8 Februari 2026 mendatang terus dimatangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Apalagi, menurut Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, peringatan satu abad NU itu akan dihadiri sekitar 100 ribu jamaah. 

“Persiapan terus kami matangkan. Jumlah jemaah terus bertambah dan saat ini diperkirakan mencapai kurang lebih 100 ribu orang,” ujar Wahyu.

Baca Juga : Jago #Cari_Aman Biar Happy, Edukasi Berkendara Aman Terus Digencarkan di Malang Raya

Tak hanya ribuan jamaah saja, ternyata ada hal lain yang cukup menarik dalam gelaran tersebut. Dimana peringatan satu abad Nahdlatul Ulama itu juga bertepatan dengan satu abad usia Stadion Gajayana, lokasi yang akan menjadi venue utama Mujahaddah Kubro di Kota Malang. 

Seperti yang diketahui, Stadion Gajayana dibangun pada tahun 1924, menghabiskan waktu pembangunan selama dua tahun dan baru rampung pada 1926, era kolonial Belanda. Hal ini juga membuat Stadion Gajayana menjadi stadion tertua yang masih berdiri dan berfungsi aktif di Indonesia. 

Pembangunannya diprakarsai oleh Wali Kota Malang saat itu, H.I. Bussemaker, sebagai penghormatan terhadap sejarah lokal dengan mengambil nama Raja Prabu Gajayana. Stadion ini juga pernah menjadi markas militer saat Agresi Militer Belanda I. 

Dalam perjalanannya, Stadion Gajayana telah mendapat renovaai besar sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1990 dan tahun 2008. Stadion ini juga sempat menjadi markas atau homebase bagi tim sepak bola Kota Malang, Arema. 

Mendapati berbagai moment penting tersebut, Wahyu mengaku segala persiapan terus dimatangkan. Bahkan seluruh aspek teknis telah dihitung dan dikoordinasikan secara intensif. Apalagi dalam gelaran tersebut, dirinya ditunjuk sebagai ketua pelaksana lokal, sementara Wali Kota Batu bertindak sebagai penanggung jawab utama kegiatan Harlah 1 Abad NU.

Tak hanya itu, Pemkot Malang juga terus berkoordinasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), termasuk terkait agenda utama Mujahadah Kubro. Salah satu rencana besar yang tengah dipastikan adalah kehadiran Presiden Republik Indonesia untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.

“PWNU sudah mengajukan agar Mujahadah Kubro ini dibuka langsung oleh Bapak Presiden. Ini masih kami lihat dan pastikan kesiapan-kesiapannya,” jelasnya.

Baca Juga : Petani Selada Keriting Kota Batu Pilih Bertahan di Tengah Harga Anjlok Drastis sejak Awal Tahun

Selain agenda utama, Pemkot Malang fokus pada pengaturan teknis kedatangan dan kepulangan jemaah. Wahyu menekankan pentingnya penataan maktab atau tempat transit jemaah agar arus mobilisasi tidak saling berbenturan.

“Jam kedatangan dan kepulangan sudah kami atur, termasuk drop zone yang dipisahkan agar tidak menumpuk di satu titik. Maktab-maktab juga kami siapkan,” ungkapnya.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, sejumlah fasilitas akan dimanfaatkan, mulai dari sekolah-sekolah di sekitar lokasi, fasilitas milik TNI, hingga barak dan asrama perguruan tinggi.

Wahyu tak menampik, membludaknya jemaah pada 7–8 Februari 2026 dipastikan akan berdampak pada aktivitas masyarakat Kota Malang. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf jauh hari kepada warga.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Kota Malang. Pada tanggal 7 dan 8 Februari akan ada sekitar 100 ribu jemaah yang datang, sehingga kemungkinan besar akan berdampak pada kegiatan masyarakat. Kami berharap warga bisa memahami dan turut mendukung kelancaran acara ini,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Satu Abad NU Stadion Gajayana Mujahadah Kubro Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan