JATIMTIMES - Kebakaran melanda sebuah toko sembako di wilayah Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (06/1/2026). Kebakaran tersebut terjadi di toko sembako Afif Mubarok yang berlokasi di Jalan Sucipto, Olean Utara.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah warga yang berada di sisi utara toko.
Baca Juga : Doraemon Tak Lagi Tayang di TV Nasional, Ini Penyebabnya
"Toko sembako tersebut diketahui milik Sauki (35), yang menempati bangunan milik Mustafah (45), warga asal Kepulauan Sepudi. Kobaran api pertama kali diketahui oleh dua karyawan toko, yakni Irfan dan Bagas, yang saat itu berada di lokasi kejadian," jelas Puriyono atau akrab disapa Ipong, Rabu (07/01/2026).
Melihat api mulai membesar, kedua karyawan tersebut langsung memberitahukan kepada pemilik toko serta warga sekitar. Warga pun berupaya melakukan pemadaman awal secara gotong royong dengan menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang.
"Tak berselang lama, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Kabupaten Situbondo tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan proses pemadaman dan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke bangunan lain di sekitarnya," ujar Ipong.
Ia menambahkan, selain toko sembako, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada rumah permanen dua lantai milik Mustafah. Kerusakan terjadi pada bagian atap serta jendela samping rumah akibat paparan panas dan api dari bangunan toko yang terbakar.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni bangunan berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar," kata Ipong .
Baca Juga : AS Kembali Incar Greenland, Ini Alasan Pulau Es Arktik Jadi Penting
Adapun penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun , penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat untuk memastikan sumber api secara akurat.
"Dari data sementara, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta. Rinciannya, kerugian pada bangunan toko beserta isinya diperkirakan mencapai Rp200 juta, sementara kerusakan rumah warga ditaksir sekitar Rp50 juta," pungkasnya.
Pemadaman dan pembasahan dinyatakan selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan berawan dan tidak terdapat gangguan cuaca ekstrem selama penanganan kebakaran berlangsung.
