Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Puasa Dzulhijjah Bisa Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Tata Caranya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

27 - May - 2025, 06:29

Placeholder
Ilustrasi puasa. (Foto dari Pixabay)

JATIMTIMES - Menjelang datangnya hari raya Idul Adha, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya yakni puasa sunah Dzulhijjah. 

Puasa sunah Dzulhijjah merupakan puasa sunah yang dilakukan umat muslim pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah. Puasa ini dianjurkan sebagai bentuk ibadah tambahan menjelang hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah).

Baca Juga : 30.794 CJH Sudah Berangkat, Simak Pesan PPIH Embarkasi Surabaya Jelang Puncak Haji

Mengingat puasa sunah ini yang sangat dianjurkan, banyak umat muslim yang sudah mulai mencari tahu, puasa Dzulhijjah 2025 mulai tanggal berapa. Pasalnya, hingga akhir bulan Mei 2025, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan secara resmi awal bulan Dzulhijjah 1446 H karena masih menunggu hasil sidang isbat. Penetapan awal bulan Hijriah yang penting, seperti Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah, memang rutin dilakukan lewat sidang isbat.

Rencananya, sidang isbat akan digelar pada Selasa, 27 Mei 2025 pukul 16.00 WIB. Sembari menanti keputusan resmi, kita bisa mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2025 yang diterbitkan Kemenag. Dalam kalender tersebut, 1 Dzulhijjah diperkirakan jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Prediksi Tanggal Puasa Dzulhijjah 2025

Mengacu pada Kalender Hijriah Tahun 2025 yang diterbitkan Kemenag RI, 1 Dzulhijjah 1446 H bertepatan dengan Rabu, 28 Mei 2025. Dengan begitu, muslim bisa memulai puasa sejak hari tersebut. Meski begitu, tanggal tersebut bisa berubah dan sifatnya masih prediksi. 

Tata Cara Puasa Dzulhijjah

Cara menjalankan puasa sunah Dzulhijjah serupa dengan puasa sunnah pada umumnya. Niat dapat dilafalkan sejak waktu maghrib hingga menjelang fajar, sebagai penanda kesungguhan untuk berpuasa keesokan harinya.

Niat Puasa Dzulhijjah

Untuk menyempurnakan amalan ini, dianjurkan membaca niat puasa, baik dalam hati maupun secara lisan. Berikut ini bacaan niat puasa Dzulhijjah yang bisa diamalkan sesuai dengan harinya.

1. Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah 1446 H

Puasa sunnah di tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan amalan yang dianjurkan untuk memperbanyak pahala. Dikutip dari buku Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya oleh Khalifa Zain Nasrullah, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُو الْحِجَةٌ سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Taala."

2. Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1446 H

Memasuki tanggal 8 Dzulhijjah, umat Islam dapat melaksanakan puasa Tarwiyah sebagai bentuk menyambut puncak ibadah haji. Dikutip dari buku Dahsyatnya Puasa Sunah oleh H. Amirulloh Syarbini dkk, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu sawma tarwiyyata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Taala."

3. Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah 1446 H

Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah sangat dianjurkan bagi yang tidak menunaikan ibadah haji. Berikut bacaan niatnya:

نويْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةَ اللَّهِ تَعَالَى

Nawaitu sawma 'Arafata sunnata Allahi taala.

Artinya: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

1. Beramal pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah termasuk berpuasa memiliki keutamaan yang lebih apabila dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

2. Said bin Jubair, meriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas Ra, "Apabila kamu masuk ke dalam sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, maka bersungguh-sungguhlah sampai hampir saja ia tidak mampu menguasainya (melaksanakannya)." (HR Darimi)

Baca Juga : Berapa Gaji Pengurus Koperasi Merah Putih? Ini Besaran dan Syarat Pendaftarannya

3. Barangsiapa yang berpuasa di hari pertama di bulan Dzulhijjah, maka Allah akan memaafkan kesalahan dan dosa yang telah dilakukan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa yang berpuasa di hari pertama di bulan Dzulhijjah maka Allah akan memaafkan dosa-dosanya sebagaimana yang terjadi kepada Nabi Adam."

4. Umat Islam yang menunaikan ibadah puasa di hari kedua di bulan Dzulhijjah akan memperoleh ganjaran setara dengan ibadah selama setahun penuh. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW, "Barang siapa beribadah di hari kedua bulan Dzulhijjah baginya pahala yang menyerupai ibadah satu tahun tanpa ada maksiat."

5. Dipermudah dan dijauhkan dari kesulitan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa berpuasa di hari ke tujuh bulan Dzulhijjah akan ditutup tiga puluh kesulitan dalam hidupnya dan dibuka tiga puluh pintu kemudahan baginya."

6. Berpuasa di hari kedelapan akan memperoleh pahala yang sangat besar. Bahkan, besarnya pahala yang diperoleh tidak ada yang tahu melainkan Allah.

7. Allah akan menggugurkan dosa-dosa kecil kecil selama dua tahun bagi orang yang berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah.


Topik

Agama Idul Adha puasa sunah puasa dzulhijjah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni