Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Kalimantan Belum Padam, Kebakaran Kini Melanda Taman Nasional Way Kambas: Api Sulit Dipadamkan

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

22 - Aug - 2026, 15:19

Placeholder
Logo Taman Nasional Way Kambas. (Foto @btn_waykambas)

JATIMTIMES - Kebakaran hutan dan lahan masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia. Di tengah penanganan kebakaran yang terjadi di Kalimantan, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Kebakaran di kawasan TN Way Kambas terjadi sejak Jumat (21/8/2026) siang. Hingga Sabtu (22/8/2026), tim gabungan masih berjibaku memadamkan api yang sulit dikendalikan.

Baca Juga : Layanan Pajak Kendaraan di Surabaya Makin Mudah, ATM Samsat QRIS Tersedia di 5 UPTB

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dilalui kendaraan. Kondisi tersebut membuat upaya petugas untuk menjangkau titik api menjadi lebih menantang.

Kepala Balai TN Way Kambas MHD Zaidi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait kebakaran tersebut. Bersamaan dengan itu, proses pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan api.

“Masih dalam proses pendataan. Ada beberapa kendala memang, di antaranya akses yang sulit dilalui oleh kendaraan,” ujar Zaidi, dikutip dari Antara, Sabtu (22/8/2026).

Zaidi membenarkan kebakaran telah terjadi sejak Jumat siang. Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan sejumlah unsur.

Tim gabungan terdiri atas personel Balai TN Way Kambas yang mendapat bantuan dari TNI, Polri, serta para relawan. Mereka dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menyebar lebih luas.

“Benar, terjadi kebakaran sejak kemarin siang, saat ini tim gabungan baik dari balai dibantu TNI-Polri serta relawan masih melakukan upaya pemadaman,” katanya.

Untuk saat ini, Balai TN Way Kambas memprioritaskan pemadaman dan penanganan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan agar kobaran api tidak merambat ke kawasan lainnya.

Sementara itu, dampak kebakaran masih dalam proses pendataan. Termasuk mengenai luasan area yang terdampak, pihak Balai TN Way Kambas belum memberikan angka terbaru karena proses pemeriksaan di lapangan masih berlangsung.

Baca Juga : 24 Agustus 2026 Libur atau Tidak? Cek Jadwal Cuti Bersama Maulid Nabi

Kebakaran di kawasan Taman Nasional Way Kambas bukan kejadian pertama sepanjang 2026.

Pada Januari 2026, kawasan taman nasional tersebut juga dilanda kebakaran. Saat itu, luas lahan yang terbakar dilaporkan mencapai lebih dari 2.600 hektare.

Kini, kebakaran kembali terjadi pada Agustus. Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian karena api masih dalam proses pemadaman, sementara akses menuju sejumlah titik kebakaran menjadi salah satu kendala bagi petugas.

Kebakaran di Way Kambas terjadi ketika kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan juga masih menjadi perhatian. Namun, kebakaran di Lampung dan Kalimantan merupakan kejadian berbeda dan tidak ada keterangan bahwa keduanya saling berkaitan.

Rangkaian kebakaran tersebut menunjukkan bahwa ancaman kebakaran vegetasi masih perlu diwaspadai di tengah kondisi musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia.

Untuk kebakaran di TN Way Kambas, petugas masih berfokus pada upaya pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas. Informasi mengenai luas area yang terbakar dan dampak terhadap kawasan konservasi masih menunggu hasil pendataan dari pihak Balai TN Way Kambas.


Topik

Peristiwa kebakaran hutan way kambas taman nasional way kambas lampung karhutla



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya