Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Sidak Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Temukan Minyakita dan Beras SPHP Langka Sejak Ramadan

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

29 - May - 2026, 13:01

Placeholder
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (depan berkerudung putih) didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat melakukan sidak di Pasar Klojen (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemukan minimnya pasokan beras medium SPHP dan Minyakita saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Klojen, Kota Malang, Jumat (29/5/2026). Temuan tersebut langsung menjadi perhatian serius usai momen Hari Raya Idul Adha.

Dalam sidaknya, Khofifah berdialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan kondisi harga dan distribusi bahan pokok di lapangan. Dari hasil pengecekan itu, diketahui bahwa dua komoditas penting yakni beras medium SPHP dan Minyakita sudah cukup lama tidak masuk ke Pasar Klojen.

Baca Juga : Perputaran Uang Pasar Induk Gadang Tembus Rp3 Miliar per Hari di Tengah Revitalisasi

“Dari hasil dialog dengan pedagang, diketahui pasokan beras medium SPHP dan Minyakita sudah cukup lama tidak masuk ke pasar. Bahkan, kondisi itu disebut telah terjadi sejak Ramadan lalu,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, Pasar Klojen menjadi salah satu pasar rujukan dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur. Karena itu, dinamika harga maupun distribusi sembako di pasar tersebut harus terus dipantau secara berkala.

Khofifah memastikan stok beras medium SPHP di Jawa Timur sebenarnya dalam kondisi aman. Karena itu, distribusi dari Bulog dinilai perlu segera dioptimalkan agar masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Tak hanya soal pasokan, Khofifah juga menyoroti harga Minyakita yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia meminta seluruh pemerintah daerah aktif melakukan pemantauan harga sebagai langkah pengendalian inflasi.

“Pasar Klojen ini salah satu pasar yang menjadi referensi Siskaperbapo. Jadi, ada harga-harga sembako yang tiap hari kita update dinamikanya. Ternyata di pasar ini beras medium SPHP lama tidak tersuplai. Yang kedua, Minyakita juga lama tidak tersuplai,” tutur Khofifah.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok sebenarnya telah diprediksi menjelang Iduladha. Pemerintah Kota Malang pun segera berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan distribusi beras medium dan Minyakita kembali berjalan.

Baca Juga : Harga Telur Terpengaruh Suasana Iduladha? Begini Curhat Pedagang di Kota Malang

Ia mengakui sebagian besar konsumen di Pasar Klojen memang lebih banyak membeli beras premium. Meski demikian, kebutuhan masyarakat terhadap beras medium dan minyak goreng subsidi tetap harus terpenuhi.

“Tapi tetap kita minta Bulog untuk menyediakan. Kemudian untuk harga yang naik, kita akan membuat warung tekan inflasi,” bebernya.

Sebagai langkah pengendalian harga, Pemkot Malang juga akan kembali menggelar program Warung Tekan Inflasi (WTI) di sejumlah pasar, di antaranya Pasar Blimbing dan Pasar Dinoyo. Program tersebut sebelumnya dinilai efektif membantu menekan lonjakan harga bahan pokok.

“Nanti yang paling utama kita intervensi adalah komoditas yang harganya tinggi dan sulit terkendali, seperti cabai,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Sidak Pasar Klojen Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Minyakita Beras SPHP Langka Beras SPHP



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni