Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

YKTK dan KKJ Tolak Derby Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Desak Pertandingan Dipindah

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Apr - 2026, 08:58

Placeholder
Suasana audiensi di Mapolresta Malang Kota, Kamis (16/4/2026) sore. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK) bersama Keluarga Korban Kanjuruhan (KKJ) audiensi dengan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana di Mapolresta Malang Kota, Kamis (16/4/2026) sore. Audiensi ini dilakukan untuk menyampaikan penolakan terhadap rencana laga derby Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 28 April 2026 mendatang.

Sebelum tiba di Mapolresta Malang Kota, massa aksi terlebih dahulu menyuarakan sikap di Gedung DPRD Kota Malang. Selanjutnya, perwakilan aksi yang berjumlah 10 orang, dipimpin Ketua YKTK Devi Atok, melanjutkan agenda audiensi dengan kepolisian.

Baca Juga : Klasemen Indonesia di Piala AFF U-17 usai Kalah dari Malaysia, Jalan ke Semifinal Makin Terjal

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, keluarga korban menyampaikan penolakan terhadap penggunaan Stadion Kanjuruhan sebagai lokasi pertandingan. Mereka menilai stadion tersebut masih menyimpan luka mendalam pasca tragedi yang menelan banyak korban jiwa.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa pihaknya menghormati setiap aspirasi masyarakat dan membuka ruang dialog sebagai bagian dari prinsip demokrasi.

“Kami menerima setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk dari keluarga korban. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di Malang Raya,” kata Kholis.

Ia juga menekankan bahwa meskipun kewenangan utama berada di wilayah Kabupaten Malang, pihaknya tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah secara keseluruhan.

“Tugas kami adalah memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, setiap masukan akan kami pertimbangkan bersama pihak terkait,” tambahnya.

Dalam pernyataan sikap yang diserahkan, YKTK dan KKJ menyoroti sejumlah hal, mulai dari aspek psikologis korban hingga kekhawatiran terhadap kesiapan pengamanan. Mereka juga mendesak agar pertandingan dipindahkan ke lokasi lain yang dinilai lebih aman dan tidak menimbulkan trauma baru.

Baca Juga : Bocah 5 Tahun di Panarukan Hilang Hebohkan Warga Situbondo, Warga dan Polisi Lakukan Pencarian

Aktivis pendamping KKJ, M Rafi Azzamy, menyebut audiensi ini sebagai bentuk partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan luas.

“Kami ingin memastikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Pertandingan ini sebaiknya dipindahkan atau ditunda demi menghindari risiko yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung pentingnya koordinasi antar pemangku kepentingan yang dinilai belum optimal.

“Liga memang berjalan secara profesional, tetapi aspek kemanusiaan tidak boleh diabaikan. Semua pihak harus duduk bersama agar keputusan yang diambil benar-benar bijak,” tegas Rafi.


Topik

Olahraga YKTK KKJ Derby Arema FC vs Persebaya Stadion Kanjuruhan Polresta Malang Kota



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni