Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Podcast NGODE DPRD Jatim: Khusnul Arif Ungkap Nasib Trans Jatim di Tengah Krisis

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Apr - 2026, 07:30

Placeholder
Podcast NGODE (Ngobrol Bareng Dewan) bersama Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif di kanal YouTube JTNTV milik JatimTIMES.

JATIMTIMES – Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Khusnul Arif,  blak-blakan mengenai nasib keberlanjutan Trans Jatim di tengah isu efisiensi anggaran dan krisis energi global, dalam podcast NGODE (Ngobrol Bareng Dewan) di kanal YouTube JTNTV milik JatimTIMES.

Lewat kesempatan itu, Khusnul Arif menegaskan komitmen legislatif untuk menjaga layanan transportasi publik andalan Jatim tetap beroperasi penuh bagi masyarakat.

Baca Juga : Pastikan Pelayanan Kesehatan Cepat dan Merata, Bupati Sanusi Kunjungi Puskesmas Ampelgading dan Tirtoyudo

 

Pria yang akrab disapa Mas Pipin ini menyatakan, anggaran sebesar Rp251 miliar telah disiapkan untuk menjamin operasional Trans Jatim hingga akhir tahun 2026. Hal ini menjawab kekhawatiran warga mengenai kemungkinan terhentinya layanan bus di tengah tahun anggaran.

"Bahwa persoalan keresahan masyarakat terkait keberlanjutan Trans Jatim, sehubungan dengan anggaran khususnya, ini sudah terselesaikan, sudah terpecahkan, dan sudah terkomunikasikan dengan baik antara eksekutif dan legislatif," ujarnya dalam podcast yang tayang di JTNTV pada Kamis (16/4/2026) malam.

"Kita jamin bahwa pada tahun 2026 ini seluruh rangkaian operasional Trans Jatim sampai 8 koridor ini akan bisa berlangsung cukup, tidak ada kendala sama sekali," sambung legislator asal Dapil Kediri Raya ini.

Terkait gejolak harga energi dunia yang berisiko menaikkan biaya operasional, Khusnul memberikan kepastian mengenai harga tiket. Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jatim tetap memprioritaskan keterjangkauan bagi warga meskipun beban fiskal operasional meningkat.

"Sehingga ketika ada taruhlah hal-hal yang tidak kita inginkan kemudian harga BBM naik, apakah nanti akan berkorelasi dengan kenaikan harga tiket? Fa insyaallah tidak. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa kalau untuk kebutuhan masyarakat Jawa Timur ini adalah fundamental dan harus kita pastikan berjalan lancar," tegasnya.

Selain mengamankan operasional yang ada, Komisi D DPRD Jatim juga tengah mematangkan rencana ekspansi koridor ke wilayah lain seperti Malang Raya dan Kediri Raya. Ia mengungkapkan target untuk Malang Raya setidaknya akan memiliki tiga koridor, sementara kajian untuk Kediri Raya terus dikebut seiring beroperasinya Bandara Dhoho dan potensi mobilitas di daerah Kampung Inggris, Pare.

Menurutnya, pengembangan rute merupakan langkah strategis untuk mewujudkan keadilan akses transportasi bagi seluruh warga Jatim. "Prinsip kami yang ada di legislatif ini berupaya mendorong Pemprov Jawa Timur untuk memberikan sebuah layanan seadil-adilnya," tambahnya.

Baca Juga : 11 Pengembang Perumahan Serahkan PSU ke Pemkot Batu, Total Nilai Aset Tembus Rp 741 Miliar

 

Legislator Fraksi Partai NasDem ini menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan meskipun beban fiskal cukup besar. Ia menilai Trans Jatim adalah representasi kehadiran pemerintah yang paling nyata dirasakan masyarakat luas.

"Trans Jatim ini adalah casing-nya Provinsi Jawa Timur yang kelihatan kasat mata. Jadi kalau kita kemudian menaikkan tarif, banyak dampak sosialnya di Jawa Timur. Tapi dengan kekuatan fiskal yang ada, kami terus mendorong kepada Pemprov bahwa layanan ini tidak kemudian dipangkas kualitasnya," tandas Khusnul.

Program NGODE (Ngobrol Bareng Dewan) di JTNTV berkomitmen untuk terus hadir sebagai jembatan komunikasi antara legislatif dan masyarakat. Melalui ruang diskusi ini, berbagai isu strategis di Jatim akan dikupas tuntas melalui perspektif para wakil rakyat guna memastikan transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.

Kehadiran program ini diharapkan mampu mendekatkan jarak antara konstituen dengan para pengambil kebijakan di tingkat provinsi. Dengan menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, NGODE menjadi sarana edukasi sekaligus pengawasan bagi warga dalam mengawal pembangunan di Jatim.

Bagi masyarakat yang ingin menyimak lebih dalam mengenai detail alokasi anggaran, potensi pendapatan melalui sektor periklanan, hingga bocoran rute-rute baru di wilayah Anda, diskusi ini dapat disaksikan secara lengkap melalui kanal YouTube JTNTV di tautan berikut: https://youtu.be/fcDcEnFk1yI.


Topik

Pemerintahan Podcast NGODE DPRD Jatim Khusnul Arif Trans Jatim Bus Trans Jatim Krisis Energi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan