Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Senin Pahing 16 Maret 2026: Suka Berpindah-pindah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

16 - Mar - 2026, 07:12

Placeholder
Potret keluarga mengangkat kardus ilustrasi pindahan. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES – Tanggal 16 Maret 2026 bertepatan dengan Senin Pahing dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk dalam Wuku Kulawu dengan jumlah neptu 13, bersamaan dengan 27 Pasa 1959 Jawa dan 26 Ramadan 1447 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan karakter yang baik hati, jujur, serta ringan tangan dalam membantu sesama. Namun dalam situasi tertentu, weton ini bisa memiliki sikap tegas bahkan keras. 

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Senin Pahing memiliki neptu 13 yang berasal dari nilai Senin 4 dan Pahing 9. Dalam perhitungan primbon Jawa, weton ini kerap dikaitkan dengan sifat sosial yang cukup dominan. 

Kecenderungan untuk menolong orang lain menjadi salah satu karakter yang sering terlihat. Sikap tersebut membuatnya mudah dipercaya dalam lingkungan pergaulan maupun pekerjaan.

Dalam hitungan pangarasan, Senin Pahing berada pada Lakuning Lintang. Filosofi ini menggambarkan sifat seperti bintang yang mampu memberi arah dan teladan bagi orang di sekitarnya.

Namun karakter tersebut juga memiliki sisi lain, yakni kecenderungan tidak betah berada di satu tempat dalam waktu lama. Perubahan pekerjaan, tempat tinggal, atau lingkungan sering terjadi karena dorongan untuk mencari pengalaman baru.

Sementara itu, dalam perhitungan Pancasuda, Senin Pahing berada pada Bumi Kapetak. Maknanya menggambarkan pribadi pekerja keras yang kuat menghadapi berbagai ujian hidup.

Sikap tekun serta mampu menahan kecewa menjadi salah satu andalan. Orang dengan weton ini juga dikenal menyukai keteraturan, kebersihan, serta bekerja dengan rapi.

Namun ada sisi yang perlu diwaspadai, yakni cenderung menyimpan rasa sakit hati dalam waktu lama. Kebaikan yang dilakukan pun sering tidak terlihat oleh orang lain karena lebih banyak diwujudkan dalam tindakan, bukan ucapan.

Hari ini juga berada dalam Wuku Kulawu yang dilambangkan oleh Bathara Sadana. Wuku ini menggambarkan pribadi yang memiliki keteguhan karakter serta sering mendapatkan keberuntungan dalam menjalani hidup.

Simbol air dalam tempayan yang berada di depan melambangkan kecerdikan serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Meski demikian, terkadang masih tersimpan sisi gelap dalam hati yang perlu dikendalikan.

Lambang gedhong yang berada di depan menggambarkan sifat yang senang memperlihatkan apa yang dimiliki. Sikap dermawan cukup menonjol, walaupun dalam beberapa keadaan masih berharap mendapatkan pengakuan.

Baca Juga : Ingin Turunkan Berat Badan setelah Lebaran? Coba 5 Cara Ini agar Tubuh Kembali Ideal

Burung nuri menjadi simbol lain dalam wuku ini. Filosofi tersebut berkaitan dengan sifat yang mudah mengeluarkan sesuatu, baik harta maupun tenaga. Jika tidak disertai pengendalian diri, kebiasaan tersebut dapat membuat keberuntungan cepat berlalu.

Dalam simbol lain, perjalanan hidup weton ini diibaratkan seperti embun yang menetes di sendang. Kehidupan biasanya dimulai dari keadaan sederhana, kemudian perlahan berkembang hingga mencapai kemapanan bahkan kekayaan.

Wuku ini juga dilambangkan seperti burung dewata yang sedang berkumpul. Filosofi tersebut menggambarkan kemampuan menjaga hubungan asmara yang langgeng dan harmonis.

Selama tujuh hari Wuku Kulawu berlangsung, terdapat pantangan untuk menghindari perjalanan jauh ke arah utara apabila berkaitan dengan urusan yang penting.

Dalam perhitungan primbon Jawa, Senin Pahing pada Wuku Kulawu dikenal sebagai hari yang cukup baik untuk mengobati berbagai penyakit, baik pada manusia maupun hewan. Karena itu, hari ini sering dianggap memiliki energi positif untuk kegiatan penyembuhan atau pengobatan.

Dalam urusan pekerjaan, weton Senin Pahing dinilai selaras dengan berbagai bidang. Di antaranya, wirausahawan, pekerjaan kreatif seperti seni dan desain, penulis atau jurnalis, hingga profesi yang berkaitan dengan pendidikan dan konseling.

Untuk urusan asmara, Senin Pahing dipercaya lebih cocok dipasangkan dengan weton yang memiliki jumlah neptu 11 atau 16. Beberapa weton yang serasi antara lain Rabu Wage, Jumat Legi, atau Selasa Kliwon. 


Topik

Serba Serbi weton senin pahing



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi