Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

UPT Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Terima 28 Laporan Perempuan dan Anak yang Menjadi Korban Kekerasan 

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

12 - Mar - 2026, 13:05

Placeholder
Proses layanan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kantor UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Dinsos-P3AP2KB Kota Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang telah menerima 28 laporan perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.  

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito Widoyoko melalui Kepala UPT PPA Fulan Diana Kusumawati menyampaikan, 28 laporam yang telah masuk ke UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang merupakan laporan yang masuk mulai awal Januari hingga 11 Maret 2026. 

Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, dari Adu Telur hingga Festival Gula

"Mulai Januari sampai 11 Maret 2026 ada 28 kasus (yang masuk di UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang)," ungkap Fulan kepada JatimTIMES.com. 

Berdasarkan 28 laporan yang diterima oleh UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang hingga 11 Maret 2026 kemarin, mayoritas merupakan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT. "Untuk korban campur perempuan dan anak. Penyebab kekerasan terhadap perempuan dan anak trennya masih di KDRT psikis dan fisik," tutur Fulan. 

Pihaknya pun mengapresiasi kepada para korban ataupun masyarakat yang telah memberanikan diri melaporkan kejadian kekerasan ke UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang. Pasalnya, selama ini masih banyak perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, tetapi tidak berani melapor karena takut. 

Tetapi, setelah adanya sosialisasi masif yang dilakukan oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang beserta seluruh stakeholder terkait, akhirnya para korban maupun masyarakat yang mengetahui berani melaporkan kejadian kekerasan yang menimpa para perempuan dan anak. 

"Untuk setiap periode tidak bisa diprediksi naik turunnya, jadi bersifat fluktuatif. Tapi memang tri bulan pertama ini sudsh lumayan masif pengaduan yang masuk ke UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang," kata Fulan. 

Sementara itu, pihaknya juga menjelaskan mekanisme penanganan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang. 

Baca Juga : Berkah Hasil TKD, Pemdes Sidomulyo Manjakan 129 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

"Yakni diawali dengan penerimaan pengaduan, kemudian penjangkauan, pengelolaan kasus, proses mediasi, dibawa menuju rumah aman atau safe house, pendampingan korban melalui psikolog maupun medikolegal, pencatatan pelaporan KTP dan KTA keria sama dengan puskesmas, serta pemberdayaan perempuan," jelas Fulan.  

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lagi terjadi di Kota Malang. Terlebih lagi, sosialisasi terkait dengan dampak secara psikis, fisik dan hukum dari tindakan-tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah masif diinformasikan oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang bersama stakeholder terkait. 

Selain itu, saat ini Dinsos-P3AP2KB Kota Malang dibantu oleh lintas perangkat daerah dan stakeholder terkait sedang berjuang untuk dapat memberikan jaminan pemenuhan hak-hak terhadap perempuan dan anak serta kaum rentan demi mewujudkan dasabakti unggulan Walikota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Walikota Malang Ali Muthohirin. Termasuk di dalamnya juga untuk mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Layak Anak (KLA). (ADV)


Topik

Pemerintahan Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Dinsos-P3AP2KB Kota Malang pemkot malang pendampingan korban pencabulan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni