Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan: Fase Itqun Minan Nar, Kesempatan Terakhir Raih Ampunan Allah

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Mar - 2026, 10:43

Placeholder
Ilustrasi Ramadan. (Foto: Pixabay)

JATIMTIMES - Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan fase paling istimewa dalam bulan suci bagi umat Islam. Pada masa inilah umat muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah karena terdapat banyak keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT. Fase ini dikenal dengan sebutan Itqun Minan Nar, yaitu masa pembebasan dari api neraka.

Istilah itqun berarti pembebasan atau kemerdekaan, sedangkan minan nar berarti dari api neraka. Artinya, pada sepuluh hari terakhir Ramadan Allah SWT memberikan kesempatan besar kepada hamba-Nya yang beriman untuk mendapatkan ampunan sekaligus dibebaskan dari siksa neraka.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Disperindag Kabupaten Tulungagung Pastikan Stok Kebutuhan Pangan Aman

Bagi umat Islam yang menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan, inilah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan

Dilansir dari berbagai sumber, sepuluh hari terakhir Ramadan memiliki sejumlah keistimewaan yang menjadikannya sebagai puncak dari seluruh rangkaian ibadah di bulan suci.

1. Adanya Malam Lailatul Qadar

Keutamaan terbesar pada sepuluh hari terakhir Ramadan adalah hadirnya malam Lailatul Qadar. Malam ini dikenal sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Allah SWT menjelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5 bahwa Al-Qur'an diturunkan pada malam kemuliaan tersebut. Pada malam itu para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi dengan izin Allah untuk mengatur berbagai urusan hingga terbit fajar.

Karena keutamaannya yang sangat besar, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan dengan harapan dapat meraih Lailatul Qadar.

2. Pembebasan dari Api Neraka

Sepuluh hari terakhir Ramadan juga dikenal sebagai masa pembebasan dari api neraka. Rasulullah SAW bersabda bahwa awal Ramadan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.

Kesempatan ini menjadi momentum bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal kebaikan dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

3. Pahala Ibadah Dilipatgandakan

Ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala yang sangat besar. Satu malam ibadah pada malam tersebut setara dengan ibadah selama lebih dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun.

Karena itu, banyak umat Islam yang memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan dengan shalat malam, membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak doa.

4. Meningkatkan Kekhusyukan dalam Beribadah

Pada sepuluh hari terakhir Ramadan, sebagian umat Islam melaksanakan i'tikaf di masjid. Dengan berdiam diri di rumah ibadah, seseorang dapat lebih fokus beribadah, menjauh dari kesibukan dunia, serta meningkatkan kekhusyukan dalam shalat, zikir, dan membaca Al-Qur'an.

Suasana masjid yang dipenuhi orang-orang yang beribadah juga membantu menciptakan lingkungan yang mendukung untuk mendekatkan diri kepada Allah.

5. Waktu untuk Introspeksi Diri

Sepuluh hari terakhir Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri. Dengan memperbanyak ibadah dan mengurangi aktivitas yang tidak penting, seorang muslim dapat merenungkan perjalanan hidupnya serta berusaha memperbaiki akhlak dan hubungan dengan sesama.

Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Terakhir Ramadan

Agar bisa meraih berbagai keutamaan tersebut, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

1. I'tikaf di Masjid

Baca Juga : Menyapa Hati UIBU Berbagi 2026, Hadirkan Senyum 200 Lebih Anak Panti di Malang

I'tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amalan ini merupakan sunnah yang sangat dianjurkan, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Diriwayatkan dari Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW selalu melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Setelah itu, para istri beliau juga melanjutkan tradisi tersebut.

2. Memperbanyak Salat Malam

Rasulullah SAW dikenal sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Beliau menghidupkan malam dengan shalat, zikir, membaca Al-Qur'an, serta berbagai ibadah lainnya.

Bahkan, Rasulullah juga membangunkan keluarganya agar ikut memanfaatkan malam-malam tersebut untuk beribadah.

3. Memperbanyak Doa

Memperbanyak doa menjadi salah satu amalan utama pada malam Lailatul Qadar. Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah:

"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.

4. Memperbanyak Sedekah

Sedekah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan di akhir Ramadan. Selain sebagai bentuk rasa syukur, sedekah juga membantu sesama yang membutuhkan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sedekah tidak harus dalam jumlah besar. Berbagi makanan berbuka, membantu fakir miskin, atau memberikan bantuan kepada tetangga juga termasuk sedekah yang bernilai pahala.

5. Tilawah Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an atau tilawah menjadi amalan yang semakin dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Banyak umat Islam yang berusaha menuntaskan khatam Al-Qur'an menjelang akhir bulan suci.

Selain membaca, umat Islam juga dianjurkan untuk memahami makna serta merenungkan isi Al-Qur'an agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan. Pada fase inilah umat Islam memiliki peluang besar untuk meraih malam Lailatul Qadar sekaligus mendapatkan pembebasan dari api neraka.

Dengan memperbanyak ibadah seperti shalat malam, i'tikaf, membaca Al-Qur'an, sedekah, serta doa, seorang muslim dapat memaksimalkan keberkahan Ramadan dan berharap memperoleh ampunan serta rahmat dari Allah SWT.


Topik

Agama Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan Ramadan Itqun Minan Nar Ampunan Allah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni