Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

SMPN 1 Bululawang Minta Pemkab Penuhi Kebutuhan Sarpras untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Feb - 2026, 15:17

Placeholder
Kepala SMPN 1 Bululawang Suntoro (paling kanan) saat menyerahkan Rencana Kebutuhan Sarana Prasarana Strategis SMPN 1 Bululawang kepada Bupati Malang HM. Sanusi, Kamis (5/2/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - SMPN 1 Bululawang meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk dapat memenuhi kebutuhan sarana prasarana strategis yang bertujuan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan para siswa. 

Untuk tahap awal, Kepala SMPN 1 Bululawang Suntoro telah menyerahkan draf Rencana Kebutuhan Sarana Prasarana Strategis SMPN 1 Bululawang langsung kepada Bupati Malang HM. Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Farid Habibah pada Kamis (5/2/2026) kemarin. 

Baca Juga : Musrenbang Kecamatan Blimbing, Usulan Fisik dan Pemberdayaan Mulai Berimbang

Suntoro menyampaikan, dalam rangka mendukung tujuan pendidikan nasional, peningkatan mutu layanan pendidikan serta pengembangan sekolah unggulan di SMPN 1 Bululawang, dibutuhkan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang strategis, representatif dan keberlanjutan. 

Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi faktor kunci dalam menunjang pembelajarannyang efektif, inovatif, serta selaras⁰ dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan pengembangan kompetensi peserta didik. 

"Seiring dengan meningkatknya tuntutan pemenuhan standar pelayanan kendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi kebutuhan yang bersifat strategis," ungkap Suntoro, Jumat (6/2/2026). 

Ia berpendapat, kondisi sarana dan prasarana yang belum sepenuhnya memenuhi standar berdampak pada optimalisasi penyelenggaraan pembelajaran serta pencapaian mutu sekolah unggulan. 

Melihat situasi dan kondisi itu, pihaknya menyebut diperlukan dukungan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan secara terencana dan berkelanjutan untuk menunjang peningkatan kualitas layanan pendidikan serta penguatan daya saing sumber daya manusia. 

"Oleh karena itu, SMPN 1 Bululwang mengakukan dukungan kepada dinas terkait guna mewujudkan penguatan sarana dan prasarana sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan dan peningkatan layanan kepada masyarakat," tutur Suntoro. 

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan terdapat beberapa sarana dan prasarana yang masuk dalam draf Rencana Kebutuhan Sarana Prasarana Strategi SMPN 1 Bululawang yang telah diajukan kepada Bupati Malang HM. Sanusi beserta jajaran perangkat daerah terkait. 

Di antaranya Zona Selamat Sekolah atau ZoSS dan lampu penyeberangan siswa yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan peserta didik di lingkungan sekolah, khususnya pada akses dan penyeberangan jalan. 

Lalu pengembangan lahan parkir, halaman dan pintu masuk utama SMPN 1 Bululawang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan serta citra lingkungan pendidikan. Di mana nantinya pada pintu masuk utama akan tertulis "Sekolah Unggulan SMPN 1 Bululawang" yang menunjukkan komitmen terhadap mutu dan kualitas pendidikan. 

Baca Juga : Siapkan Lulusan Melek AI dan Sustainability, Administrasi Bisnis FIA UB Rombak Kurikulum

Suntoro menyebut, untuk pengembangan lahan parkir, halaman dan pintu masuk utama SMPN 1 Bululawang saat ini masih belum bisa terealisasi dikarenakan antara bangunan sekolah SMPN 1 Bululawang dengan Masjid Baitul Mu'min SMPN 1 Bululawang terganjal oleh sebuah bangunan rumah. Ia meminta kepada Pemkab Malang dapat memfasilitasi agar pengembangan lahan parkir, halaman serta pintu masuk utama SMPN 1 Bululawang dapat terealisasi. 

Selanjutnya, pihaknya juga mengusulkan pengembangan aula nesabula, laboratorium budaya islami dan galeri seni yang berlokasi di atas ruang kelas tujuh. Rencana itu diajukan untuk menyediakan ruang serbaguna yang mendukung kegiatan sekolah, seperti pertemuan wali murid, seminar, pelatihan, pembinaan siswa, serta kegiatan olahraga untuk menunjang efektivitas dan pengembangan aktivitas sekolah. 

Pihaknga juga meminta agar ada renovasi dan penambahan kamar mandi siswa. Mengingat, saat ini jumlah sembilan kamar mandi, kurang representatif bagi SMPN 1 Bululawang yang memiliki jumlah siswa sebanyak 931 anak dari kelas tujuh sampai sembilan. 

"Saat ini tersedia sembilan kamar mandi, sehingga diperlukan penambahan hingga total 20 kamar mandi untuk meningkatkan kenyamanan, kebersihan dan kelayanan fasilitas sekolah," ujar Suntoro. 

Terakhir, pihaknya juga mengusulkan agar ada renovasi dan pengembangan kantin sehat di lingkungan SMPN 1 Bululawang untuk memaksimalkak kantin yang ada serta memanfaatkan ruang musala yang sudah tidak terpakai. 

"Kantin dirancang dengan model modern, rapi dam bersih, serta dilengkapi dengan stan jualan yang menyediakan makanan sehat, snack, minuman dan buah-buahan dengan nuansa warna cerah serta ventilasi yang cerah," pungkas Suntoro. 


Topik

Pendidikan kabupaten malang sanusi smpn 1 bululawang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan