Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Pegiat Sosial Ini Bandingkan Tradisi Kelulusan Indonesia dengan China

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - May - 2024, 16:06

Placeholder
Momen viral perayaan kelulusan di salah satu SMA dengan joget di lapangan. (Foto: Instagram thebalifyp)

JATIMTIMES - Belakangan ini di media sosial ramai unggahan video tentang perayaan kelulusan salah satu SMA di Indonesia. Seperti dalam video yang diunggah akun Instagram @the.balifyp, tampak beberapa siswa yang mengenakan seragam putih abu-abu sedang berjoget-joget di lapangan sekolah. 

Video itu pun menuai respons dari pegiat sosial sekaligus Founder dan CEO of AMI Group and AMI Foundation, Azzam Mujahid Izzulhaq. Melalui akun X pribadinya, Azzam mengaku miris dengan video perayaan kelulusan di Indonesia itu. Dia pun membandingkan perayaan kelulusan SMA di Indonesia dengan China. 

Baca Juga : Air Terjun Jurug Bening: Keajaiban Alam di Pelosok Kabupaten Blitar

"Saya melihat video perayaan kelulusan salah satu SMA di tanah air berkaca-kaca jadinya. Tak tega saya mengunggahnya. Sesak di dada dengan beragam tanya kenapa begini anak-anak kita? Menari-nari erotis di lapangan depan guru dan orangtua seakan menjadi hal biasa. Mau jadi apa kamu, Nak?," jelasnya. 

Sementara itu, Azzam juga mengunggah potret perayaan kelulusan SMA di Bijie provinsi Guizhou, China. Tampak dalam potret yang dibagikan, seluruh siswa mengenakan seragam olahraga. Siswa di China itu menunduk bersama seolah menunjukkan ucapan terima kasih kepada para guru yang telah membimbingnya selama di sekolah. 

Selain itu, terlihat juga potret para siswa di China membawa balon sambil menyanyikan lagu kebangsaan seraya tangan kanan mengepal. Sementara di tangan kiri para siswa itu tampak membawa balon yang siap untuk diterbangkan. 

Tak hanya itu, tampak juga potret perayaan kelulusan di SMA Bijie provinsi Guizhou, China yang memamerkan hasil karya lukisannya. Di mana dalam potret itu, para siswa terlihat mengenakan gaun dan jas berdiri di belakang lukisannya masing-masing. 

"Saya unggah saja bagaimana pelajar SMA di Bijie provinsi Guizhou, China merayakan kelulusan SMA-nya," jelasnya. 

Perayaan kelulusan di SMA Bijie provinsi Guizhou, China. (Foto: X).

Perayaan kelulusan di SMA Bijie provinsi Guizhou, China. (Foto: X)

Baca Juga : Sekolah di Jatim Masih Boleh Study Tour, Pemprov Ingatkan Pengawasan dan Jangan Ada Paksaan

Azzam pun mengungkap jika kualitas pendidikan antara Indonesia dengan China itu selisihnya 128 tahun. Lantas mengapa pendidikan Indonesia dibandingkan dengan China?

Menurut Azzam, ada sebagian masyarakat Indonesia yang menilai jika China itu pendidikannya lebih rendah dari Indonesia. "Sebagian dari kita menganggap bahwa China itu terbelakang. Sehingga seakan kita unggul jauh. Saya ingin membuka mata kita bersama," ujarnya. 

Berdasarkan data survei OECD, kompetensi membaca tingkat tinggi (tulisan panjang beberapa alinea dan mengambil kesimpulan secara cermat) di Indonesia kurang dari 1%. Sementara di China lebih dari 40% penduduknya memiliki kompetensi membaca tingkat tinggi.

"Tapi kok mengapa TKA China atau barang impor buatan China di kita 'kok begitu'? Sering saya jawab pertanyaan ini dengan 'kitanya saja yg memilih orang dan barang yg kok begitu itu. Kalau mau yg 'wow' ya ada. Banyak," pungkas Azzam. 


Topik

Pendidikan Kelulusan perayaan kelulusan kelulusan sekolah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni