Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Safari Ramadan, Rektor Unisma Kunjungi MA Miftahul Huda Tayu Jawa Tengah

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

02 - Apr - 2024, 19:23

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi saat melakukan kegiatan Safari Ramadan di MA Miftahul Huda Tayu, Jawa Tengah. (ist)
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi saat melakukan kegiatan Safari Ramadan di MA Miftahul Huda Tayu, Jawa Tengah. (ist)

JATIMTIMES - Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Huda Tayu, Pati, Jawa Tengah, mendapatkan kunjungan  Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr Maskuri MSi bersama jajaran belum lama ini. Kunjungan itu dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Unisma dalam menyampaikan nilai-nilai positif dan semangat kemajuan kampus bertagline 'Unisma dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia'.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri menyampaikan bahwa pondok pesantren (ponpes) menjadi tempat yang penuh keberkahan, yang banyak memiliki figur disegani dan dihormati, serta memiliki sebuah tradisi mengintegrasikan antara ilmu dan agama.

Baca Juga : Memakai Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Wajib atau Sunah?

"Pesantren mencetak calon-calon ulama yang intelek dan intelek yang ulama, dan itu yang dimiliki oleh pesantren," katanya. 

1

Unisma sendiri, sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi Islam yang berafiliasi pada Nahdlatul Ulama (NU), saat ini sedang memiliki satu cita-cita besar, yakni menjadi juru damai yang tak hanya Indonesia, namun juga di dunia.

Untuk menjadi dan menggapai cita-cita tersebut, Unisma saat ini memiliki  mahasiswa dari berbagai negara. Di Unisma  mereka dididik dengan prinsip-prinsip ahlussunnah wal jamaah, yakni tasamuh, tawazun, tawasuth hingga amar ma’ruf nahi munkar.  "Hal tersebut diintegrasikan dengan proses pembelajaran di Unisma,," jelasnya.

Dengan bekal tersebut, maka ketika para mahasiswa pulang ke negaranya, akan menjadi seorang juru damai di tengah-tengah pergolakan, di tengah-tengah kehidupan dunia yang penuh dengan berbagai macam rintangan dan tantangan. 

"Kita harapkan dia hadir di negaranya menjadi duta-duta, menjadi ambassador Unisma, karena sesungguhnya Unisma memang dilahirkan untuk membangun budaya dan peradaban dunia," katanya.

Hal ini sesuai dengan tagline Unisma, yakni Unisma dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia'. Tagline yang mengandung maknaa mendalam ini telah didesain sejak tahun 2014. 

2

Unisma memiliki 17 ribuan mahasiswa dari berbagai daerah yang ada di Indonesia dan juga mahasiswa asing yang tersebar dari 41 negara. Ini tentunya menjadi satu kekuatan yang juga membuat Unisma semangat untuk terus melakukan ekspansi untuk membangun sebuah jejaring.

Baca Juga : Matos Bareng MTC dan HDCI Berbagi Santunan dan Ribuan Takjil

"Maka kita kembangkan ke negara-negara yang memang belum mengirimkan mahasiswanya ke Unisma. Tentu hal ini juga selaras dengan cita-cita Unisma untuk menjadi juru damai," paparnya.

Unisma, melalui Kantor Urusan Internasional (KUI), terus melangkah melakukan pengembangan strategia melalui berbagai kegiatan bertaraf internasional. Telah banyak kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan banyak negara, dan tentu ini menjadi juga bagian dari mengupayakan perdamaian terus terjaga.

Disisi lain, Prof Maskuri juga berpesan agar para siswa menyiapkan diri mulai saat ini untuk menghadapi tantangan kedepan yang semakin berat. Pengembangan kreativitas dan inovasi, tentunya menjadi sebuah hal yang mutlak, sekaligus pembelajaran yang saat ini dianggap konvensional harus dilakukan berbagai macam perombakan.

"Kami siap hadir untuk melakukan sebuah diklat, Unisma akan kirim tenaga-tenaga expert," pungkasnya.

l


Topik

Pendidikan Unisma Safari Ramadan


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy