Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

PU Bina Marga Uji Geolistrik Penanganan Longsor di Rajekwesi Kalipare

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

01 - Mar - 2024, 19:32

Para pekerja saat melakukan serangkaian uji geolistrik dalam rangka menanggulangi longsor yang terjadi di Jalan Rajekwesi, Kecamatan Kalipare, pada Jumat (1/3/2024). (Foto: Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang for JatimTIMES)
Para pekerja saat melakukan serangkaian uji geolistrik dalam rangka menanggulangi longsor yang terjadi di Jalan Rajekwesi, Kecamatan Kalipare, pada Jumat (1/3/2024). (Foto: Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang melakukan uji geolistrik di kawasan longsor yang terjadi di Jalan Rajekwesi, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jumat (1/3/2024).

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengungkapkan, uji geolistrik tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

Baca Juga : Pansel Uji Kompetensi 7 Pejabat Pemkab Malang Tunggu Rekomendasi KASN Turun

"(Uji geolistrik) diawali dengan penebangan (pohon) dulu bersama Perhutani sambil menyusun perencanaan dan RAB (rancangan anggaran  iaya)," kata Khairul saat dikonfirmasi, Jumat (1/3/2024).

Usai penebangan pohon itulah, penangganan longsor ditindaklanjuti dengan dilakukannya uji geolistrik. "Dalam penanganan longsor juga dilakukan boring atau pengeboran," ungkapnya.

Khairul menambahkan, uji geolistrik tersebut tidak hanya dilakukan di titik longsor. Melainkan juga dilakukan di beberapa kawasan yang ada di sekitar lokasi longsor.

"Uji geolistrik dilakukan di beberapa titik, tidak hanya pada titik-titik longsor yang terjadi saat ini. Namun juga di beberapa titik lain," imbuhnya.

Dijelaskan Khairul, uji geolistrik tersebut ditujukan guna mengetahui apakah ada aliran air di bawah lokasi longsor. "Tujuannya untuk menguji daya dukung tanah disertai tes geolistrik untuk mengetahui apakah ada aliran air di bawah permukaan jalan," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, badan jalan dan pelengsengan tergerus hingga mengakibatkan longsor di Jalan Rajekwesi tersebut terjadi saat hujan lebat pada Senin (26/2/2024). Sementara itu, pada Selasa (27/2/2024), Bupati Malang HM. Sanusi beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang telah melakukan peninjauan di lokasi longsor tersebut.

Baca Juga : Januari-Februari 2024 Jatim Diterjang 78 Bencana, 4 Orang Meninggal, 2.155 Rumah Rusak

Akibat longsor tersebut, pelengsengan jalan ambrol hingga nyaris menyisakan setengah badan jalan yang menghubungkan Kecamatan Kalipare dan Kecamatan Donomulyo tersebut. Akibat longsor yang menyebabkan badan jalan ambrol sekitar 20 meter tersebut, akses jalan menuju Kalipare-Donolmuyo sempat ditutup untuk kendaraan roda empat, lalu diberlakukan sistem buka tutup.

Sebagai informasi, jalan ambrol akibat longsor di Rajekwesi bukan kali pertama terjadi. Tahun 2023 lalu, badan jalan sepanjang hampir 70 meter tersebut juga ambrol karena longsor. Kondisi jalan yang berliku di perbukitan mengakibatkan rawan terjadi tanah longsor. Terutama jika intensitas curah hujan cukup tinggi.

Atas pertimbangan itulah, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang berinisiatif melakukan uji geolistrik. "Jadi, sebagai tindakan mitigasi bencana agar tidak terjadi longsoran baru di tempat lain, maka dilakukan pengeboran dan tes geolistrik," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Tanah longsor Dinas Bina Marga Kabupaten Malang Pemkab Malang benahi jalan


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy