Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

LPTK UIN Malang Samakan Persepsi Dosen dan Guru Pamong Penguji UKIN UKMPPG

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Feb - 2024, 21:02

Refreshment Dosen dan Guru Pamong Penguji UKIN UKMPPG Daljab Batch 2 Kategori 2 (ist)
Refreshment Dosen dan Guru Pamong Penguji UKIN UKMPPG Daljab Batch 2 Kategori 2 (ist)

JATIMTIMES - Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, menyelenggarakan Refreshment Dosen dan Guru Pamong Penguji Uji Kinerja (UKIN) Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Guru (UKMPPG) Daljab Batch 2 Kategori 2. 

Kegiatan yang digelar di salah satu hotel Kota Malang belum lama ini, dilakukan agar para penguji memiliki persepsi yang seragam dalam menilai dokumen peserta UKIN. 

Baca Juga : Koalisi Masyarakat Sipil dan Mahasiswa Kediri Gelar Mimbar Bebas Bertajuk Darurat Demokrasi

Kepala Program Studi (Kaprodi) PPG LPTK UIN Maliki Malang, Prof Dr M Samsul Ulum MA, menyampaikan bahwa Refreshment Dosen dan Guru Pamong Penguji UKIN UKMPPG Daljab Batch 2 Kategori 2 ini, menjadi kegiatan penting. Sebab, peran penguji UKIN dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) memiliki dampak yang signifikan.

"Perlu penyamaan persepsi dalam penilaian UKIN di hadapan peserta yang hadir. Hal ini bertujuan agar penilaian yang dilakukan oleh dosen dan guru pamong tetap seimbang," terangnya di hadapan para peserta.

Di sisi lain, Ketua LPTK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr H Nur Ali MPd mengharapkan, agar penguji UKIN menjalankan tugasnya dengan semaksimal mungkin. Penguji UKIN diharapkan tidak hanya melakukan pemeriksaan setiap item dengan seksama, namun juga harus memastikan bahwa penilaian yang diberikan merupakan hasil dari evaluasi yang teliti dan objektif.

1

Lebih dari itu, pihaknya juga menyoroti terkait konsistensi dalam proses penilaian. Penguji UKIN diharapkan dapat memberikan penilaian dengan batasan waktu yang ditentukan setiap harinya.

"Paling lambat pukul 4 sore untuk memastikan evaluasi atas kinerja peserta dilakukan tepat waktu, memberikan kesempatan fokus pada setiap aspek yang dinilai dengan cermat,” ujarnya.

Selain itu, hal penting lainnya yang disampaikan Prof Nur Ali adalah integritas. Integritas dalam penilaian merupakan sebuah kunci utama dalam menjaga standar evaluasi yang tinggi. Hal ini telah menjadi komitmen LPTK UIN Maliki. Penilaian yang disajikan adalah penilaian yang adil yang mencerminkan kualitas sebenarnya.

Baca Juga : Libur Panjang, 10 Korban Alami Luka hingga Tewas Akibat Kecelakaan di Malang

"Kami ingin memastikan penilaian tidak hanya adil tetapi juga mencerminkan kualitas sebenarnya dari kinerja peserta PPG, yang berkontribusi pada hasil akhir ujian kinerja ini," tambahnya.

3

Sementara itu, dalam Refreshment Dosen dan Guru Pamong Penguji UKIN UKMPPG Daljab Batch 2 Kategori 2 ini, Wakil Dekan Bidang AUPKN FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr H Abdul Bashith MSi menyampaikan tentang Sistem Keuangan PPG.

Kemudian dilanjutkan oleh materi yang disampaikan Galih Puji Mulyoto (Tim Akademik PPG LPTK UIN Maliki Malang).
Dalam paparannya, ia menyampaikan materi tentang pentingnya kecermatan dalam meninjau dokumen portofolio peserta PPG. 

2

Ditegaskannya, bahwa dokumen harus benar-benar ditinjau dengan cermat. Sebab, dokumen yang diunggah peserta bukan hanya formalitas. Dokumen tersebut mencerminkan perjalanan, dedikasi, dan pencapaian peserta selama rentang waktu yang ditentukan.


Topik

Pendidikan UIN Malang uin maliki LPTK PPG


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni