JATIMTIMES - Menindaklanjuti anjuran Kemendikbudristek soal transisi pendidikan anak usia dini (PAUD) ke jenjang sekolah dasar, SD Negeri 4 Penganjuran Banyuwangi menggelar program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru.
Menurut Kepala Sekolah SDN 4 Penganjuran Dosi Yudha Priangga, sebelumnya salah satu program yang dilaksanakan untuk hari pertama, para siswa langsung mendapatkan materi membaca menulis dan berhitung (calistung).
Baca Juga : Tahun Baru Islam 1445H: Refleksi Hijrah dan Kemanusiaan
"Peraturan yang baru tahun ajaran 2023/2024 sekarang selama 2 minggu murid baru kelas 1 akan mengikuti program MPLS untuk lebih mengenal lingkungan sekolah," jelas Dosi.
Menurut dia, pendidikan kurikulum kelas 1 sudah mengharuskan untuk bisa calistung. Maka dengan diadakannya MPLS dengan agenda yang sudah ditentukan, tujuannya anak PAUD ke SD itu tidak kaget dengan adanya perubahan.
Ketika di PAUD, dunia anak bermain. Namun, ketika masuk SD, langsung berubah total. "Sehingga SD 4 Penganjuran melakukan transisi yang lebih halus dalam mengubah kebiasaan dari anak-anak yang bermain di TK itu menuju ke SD agar anak-anak tidak merasa kaget dengan mengikuti kegiatan MPLS selama 2 minggu," imbuh Dosi.
Dia menambahkan materi yang diberikan antara lain perkenalan siswa dengan wali kelasnya sendiri, kepala sekolah, guru mata pelajaran dan fasilitas sekolah apa saja.
Selain itu, diadakan program tes ringan untuk pemetaan anak-anak. Jika tidak ada pemetaan kelas, dikhawatirkan adalah jika di satu kelas ada anak yang sangat pintar, pintar dan mempunyai kemampuan lebih. Sementara di sisi lain ada kelas yang kemampuan anak-anaknya di bawah rata-rata.
Jadi, fungsinya agar bisa termotivasi di kelas tersebut.
Selain itu, sekolah mengajarkan ibadah dan kebiasaan positif lainnya seperti menerapkan program 5 S (senyum sapa salam santun dan sopan).
Adapun pelaksanaan program MPLS sesuai dengan aturan dan ketentuan Kementerian Pendidikan RI selama 2 minggu 17-29Juli 2023.
Sedangkan jumlah peserta adalah siswa baru yang totalnya ada 112 anak yang terbagi menjadi 4 kelas.
Baca Juga : Rumah Sedekah NU: Maknai Tahun Baru Islam dengan Peningkatan Kualitas Ibadah dan Berbagi
“Waktu MPLS-nya lebih lama. Seandainya materi bisa dipadatkan, akan lebih baik. Misalnya satu minggu sudah selesai, maka anak-anak bisa langsung mengikuti program pembelajaran di kelas 1,” imbuh Dosi.
Namun untuk sisi positifnya memang kegiatan MPLS ini menjadi transisi yang sangat soft untuk anak-anak. Sehingga mereka sendiri pun tidak merasa berat akan perpindahan PAUD ke jenjang SD.
Lebih lanjut dia berharap kesan pertama anak-anak masuk sekolah lebih menyenangkan dengan pengenalan lingkungan sekolah sehingga berdampak baik akan psikologi pada peserta ke depannya.
"Tujuan transisi dari PAUD ke SD yang menyenangkan dan jangan sampai terjadi perbedaan kemampuan bagi tiap-tiap peserta didik baru di SD Negeri 4 Penganjuran Banyuwangi," pungkas Dosi.
