JATIMTIMES - Batu asah alam yang biasanya diambil dari batu pegunungan, masih banyak digunakan untuk menajamkan pisau. Meskipun, saat ini banyak alat asah pisau dengan berbagai inovasi, ternyata batu asah alami masih menjadi pilihan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
"Ini batu asah asli alam, terbuat dari batu yang memang khusus asah," kata Slamet Priyo (47) penjual batu asahan.
Baca Juga : Capaian Vaksin Booster di Kota Batu Tembus Target Minimal
Menurut Slamet, harga batu asahan ini di kisaran 50 ribu rupiah per biji.
"Dari bongkahan batu gunung, punya struktur keras namun jika digosok dengan baja dan air akan lunak," ujarnya.
Batu asah ini disebutnya sangat cocok untuk menajamkan alat dapur, alat pertanian hingga golok sembelih.
Meski batu alam, ada istilah great untuk menentukan halus dan kasarnya. Hal ini juga untuk menentukan jenis pisau atau sajam apa yang akan diasah.
"Kalau great ini kebanyakan ganjil, dari seribu, tiga ribu, lima ribu dan seterusnya," jelasnya.
Ukuran batu asah yang sudah dipotong dan siap digunakan umunya panjang 20 cm x lebar 5 cm dan tebal 3 cm.
Baca Juga : Hujan Disertai Angin di Kota Batu, Atap Rumah Warga Porak Poranda
"Untuk mengasah yang baik ini dimulai dari pilihan batu yang kasar, semakin halus dan finishingnya super halus," ungkapnya.
Jika telaten dilakukan, pisau akan tajam. Apalagi jika batu asah yang akan digunakan direndam selama minimal 20 menit.
"Pengasahan yang baik yaitu merata sehingga tajam dan halus," pungkasnya.
