Laga Persija Jakarta vs Madura United Berbuntut Kontroversi, Pengamat Sepak Bola Setuju Keputusan Wasit | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Laga Persija Jakarta vs Madura United Berbuntut Kontroversi, Pengamat Sepak Bola Setuju Keputusan Wasit

Sep 18, 2022 13:37
Momen pemain Madura United Lulinha saat menciptakan gol tapi wasit lebih dulu mengakhiri pertandingan (foto: tangkapan layar video)
Momen pemain Madura United Lulinha saat menciptakan gol tapi wasit lebih dulu mengakhiri pertandingan (foto: tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Laga Persija Jakarta vs Madura United pada lanjutan Liga 1 2022/2023 pekan ke-10 Sabtu (17/9/2022) kemarin di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi berujung kontroversi. Wasit meniup peluit panjang sesaat sebelum tim tamu mencetak gol di ujung pertandingan.

Kontroversi bermula saat kiper Persija Andritany Ardhiyasa yang maju ke area tengah lapangan dengan membawa bola untuk melakukan serangan terakhir. Tapi passing Andritany kepada rekannya meleset, bola dikuasai bek Madura United Reva Adi Utama yang kemudian melepaskan tendangan jarak jauh.

Baca Juga : Bahasa Indonesia Miliki Kesamaan dengan Bahasa Negara Lain, Layak Jadi Bahasa Internasional?

Tendangan Reva mengenai tiang dan bola memantul ke depan gawang. Kemudian bola disambar Lulinha untuk mencetak gol, yang semestinya bisa menentukan kemenangan Madura United.

Tapi menariknya, wasit terlanjur mengakhiri laga dengan meniup peluit sebelum Lulinha menyambar bola rebound di depan gawang kosong. Hal itu mendapat protes keras dari pemain, staf pelatih, hingga ofisial Madura United, bahkan sampai ke tengah lapangan.

Pada kasus seperti ini, pengamat sepak bola Gita Suwondo menilai keputusan wasit yang memimpin laga Persija Jakarta vs Madura United, Ginanjar Rochman sudah tepat. Dia menganggap karena bola terakhir yang ditendang Reva Adi Utama membentur tiang gawang.

“Keputusan tepat dari wasit karena walaupun dia meniup peluit panjang tanda injury time usai saat Andritany menendang bola yang blunder, dia membiarkan advantage jika tendangan lob Madura United langsung masuk gawang,” terang Gita dikutip Sportstars.id, Minggu (18/9/2022).

“Karena bola terkena tiang, itu dianggap sebagai aksi final pertandingan, rebound tidak bisa dimanfaatkan,” lanjutnya.

“Kenapa? Karena begitu peluit dibunyikan semua pemain menghentikan aktivitas. Termasuk tidak bereaksinya pemain belakang Persija mengejar pemain Madura United yang memanfaatkan rebound,” urai Gita.

Bukan hanya bicara sepak bola, Gita membandingkan kasus tersebut dengan pertandingan bola basket. Menurutnya, bila bola lemparan langsung masuk walau buzz over sudah berbunyi, akan tetap dihitung. Cerita berbeda bila bola rebound.

“Sama dengan basket di detik akhir buzz bell tanda match over kalau ada peluang lemparan terakhir ya dihitung poin. Tapi tidak jika rebound,” tegasnya.

Baca Juga : Bocah Main Bola Temukan Mayat di Dekat Universitas Lumajang

Sementara itu, menurut aturan FIFA, wasit bebas dan berhak mengakhiri pertandingan di momen apapun. Kondisi itu terjadi bila waktu tambahan (injury time) sudah melebihi jatah yang ditentukan.

Pada laga itu, Ginanjar memberikan tambahan waktu tiga menit. Momen bola melayang dari kaki Reva Adi tercatat terjadi di menit 94. Oleh karena itu, wasit berhak menghentikan pertandingan tanpa harus menunggu momen serangan dituntaskan.

Sementara itu, pelatih Madura United Fabio Lefundes menyesalkan dengan adanya kontroversi tersebut. Menurutnya, wasit seharusnya telah mengakhiri pertandingan saat Andritany menguasai bola.

“Saat Andritany pegang bola, pertandingan seharusnya selesai. Ada free kick, bola sudah habis. Di situ sudah habis tambahan waktu. Tapi dia (wasit) membiarkan terjadi permainan,” kata Fabio Lefundes usai laga dikutip detikSport.

“Bola ada sama Andritany, dia coba menendang jauh. Kalau dia dapat shoot, itu bagus. Apakah setelah itu habis pertandingan? Tidak. Karena di sini bisa jadi masalah besar. Lalu kita dapat bola. Tidak usah kita bicarakan apa yang terjadi. Lihat saja rekaman pertandingan. Andritany salah passing,” Fabio menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Madura United Persija

Berita Lainnya