10/12/2022 Hukum Utang Barang Dibayar Barang dengan Harga Berbeda, Apakah Termasuk Riba? | Tulungagung TIMES

Hukum Utang Barang Dibayar Barang dengan Harga Berbeda, Apakah Termasuk Riba?

Sep 10, 2022 08:04
Hukum meminjam barang lalu dikembalikan dalam bentuk uang itu hukumnya Riba, ini penjelasan Buya (foto hasil screenshot Instagram @buyayahya_albahjah)
Hukum meminjam barang lalu dikembalikan dalam bentuk uang itu hukumnya Riba, ini penjelasan Buya (foto hasil screenshot Instagram @buyayahya_albahjah)

Pewarta: Mutmainah J | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Meminjam barang hendaknya dikembalikan dalam bentuk barang juga, karena ditakutkan barang tersebut memiliki nilai yang berbeda jika dirupiahkan. Dijelaskan oleh Buya Yahya melalui unggahan video di Instagram pribadinya, bahwa jika berutang barang lalu dikembalikan dengan barang yang sama dan harga yang sama hukumnya tidak apa-apa atau tidak riba.

Namun jika meminjamkan uang dengan nilai sekian dan mengambil keuntungan dari meminjamkan uang tersebut maka hukumnya riba. "Misal kalau meminjamkan uang Rp10 juta lalu mengambil keuntungan Rp 10 juta lebih itu hukumnya riba," jelas Buya.

Baca Juga : DPRD Gresik Tolak Kenaikan Harga Tiket Kapal Express Bahari

Tidak hanya itu, Buya juga menjelaskan jika kita meminjamkan barang namun kita meminta dengan bentuk uang maka itu juga termasuk riba. "Saya beri contoh lagi misal kita meminjamkan semen terus nantinya kita minta dalam bentuk uang itu tidak boleh," sambung Buya.

Jadi, jika berutang barang lalu dikembalikan dalam bentuk uang itu yang dianggap riba, karena nilainya berubah. Namun jika berutang barang lalu dikembalikan dalam bentuk barang juga maka itu tidak apa-apa.

Buya menegaskan bahwa hal yang dianggap riba dalam pengembalian pinjaman barang ke uang ini hanya berlaku pada sistem utang saja. Namun ketika tujuannya berubah menjadi sebuah sumbangan atau gotong royong itu tidak menjadi riba atau tidak apa-apa.

Baca Juga : Penyesuaian Harga BBM, Polres Malang Bagikan 2 Ribu Paket Sembako

"Kayak misal nyumbang semen sekian untuk bangun rumah tiga, lalu kemudian nanti diganti dengan barang yang berbeda ketika kita mau bangun rumah, itu tidak apa-apa karena sifatnya menyumbangkan," pungkas Buya.

Judul berita Hukum Utang Barang Dibayar Barang dengan Harga Berbeda, Apakah Termasuk Riba?.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
hukum utang piutang buya yahya albahjah

Berita Lainnya