JATIMTIMES - Beberapa produk yang sering digunakan sehari-hari ini pasti banyak dikira jika itu produk lokal atau dari Indonesia. Nyatanya, produk yang setiap harinya digunakan ini ternyata berasal dari luar negeri meskipun namanya seperti produk lokal.
Hal tersebut diungkap seorang perempuan yang mengunggahnya melalui sosial media TikTok yakni @gracetahir.
Baca Juga : Jimak Ketahuan Anak, Begini yang Harus Dilakukan Orang Tua
Grace Tahir membagikan beberapa produk yang selama ini buatan dari luar negeri. Berikut 5 produk dikira berasal dari lokal ternyata dari luar negeri :
1. Rinso dari Inggris sejak 1908

Rinso adalah salah satu bubuk sabun pertama yang dipasarkan secara massal. Di Indonesia, Rinso diluncurkan pada tahun 1970 sebagai merek deterjen pertama di negara tersebut dan terkenal dengan moto ‘Berani Kotor itu Baik’.
Kini, Rinso adalah pemimpin nomor satu di pasar deterjen Indonesia, dan berhasil meraih penghargaan Indonesia Best Brand Award selama 3 tahun berturut-turut mulai 2003, 2004 dan 2005.
2. Bata

Produk yang kenal dengan sepatu, sandal ini merupakan sebuah merek sepatu yang berasal dari Republik Ceko. Gerai Bata sudah 90 tahun beroperasi di Indonesia.
Dikutip dari situs resmi Bata, gerai ini pertama kali beroperasi di Indonesia pada 1931 oleh PT Sepatu Bata Tbk. Perusahaan kala itu bertindak sebagai importir. Bata pada awalnya bukan asli Indonesia.
Bata merupakan perusahaan yang didirikan pengusaha bernama Tomas Anna dan Antonin Beta pada 1894 di Zlin, Cekoslowakia. Perusahaan ini melakukan ekspansi di Eropa, Asia, Afrika, Amerika Latin, hingga Amerika Utara.
3. Lifebuoy

Merek sabun batang yang kini juga memproduksi sabun cair ternyata diperkenalkan oleh Lever Brothers pada tahun 1895 di Inggris. Lifebuoy adalah salah satu sabun yang paling populer di Amerika Serikat dari sekitar tahun 1923 hingga pertengahan tahun 50-an.
Sabun ini merupakan sabun obat/kesehatan terlaris di Amerika Utara hingga sekitar tahun 1951. Sabun ini terkenal karena kemasannya yang berwarna merah dan kuning, warna merah dan bentuk segi delapan, serta aroma karbolnya.
4. Sunslik

Sunsilk adalah shampoo perawatan rambut yang diproduksi oleh perusahaan asal Inggris dan Belanda. Secara resmi mulai diperkenalkan di Inggris oleh Elida Gibbs pada tahun 1954.
Setelah resmi diluncurkan pada tahun 1952 untuk pertama kalinya di pasar Indonesia dalam botol kaca. Sunsilk telah diekspor di berbagai negara sejak tahun yang sama di 27 negara.
Pangsa pasar tertinggi Sunsilk terdapat di seluruh Asia Tenggara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
5. Blue Band

Siapa yang mengira ternyata produk yang satu ini juga berasal dari Belanda. Blue Band adalah sebuah merek margarin, keju oles, dan minyak masak. Produk tersebut banyak tersedia di Jerman, produk tersebut telah dijual sejak 1924.
