Dilema Musim di Tulungagung, Petani Bingung Tanam Padi atau Palawija di Sawah Tadah Hujan | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Dilema Musim di Tulungagung, Petani Bingung Tanam Padi atau Palawija di Sawah Tadah Hujan

May 23, 2022 19:35
Tanaman Jagung, Ilustrasi
Tanaman Jagung, Ilustrasi

JATIMTIMES - Di tengah situasi yang tidak menentu antara hujan dan kemarau, petani di Kabupaten Tulungagung ragu menanam padi gadu. Pasalnya, setelah panen di musim hujan, sebagian petani sudah banyak yang menanam palawija di lahan sawahnya. Namun, beberapa hari belakangan ternyata hujan masih sering turun dan sebagian sawah yang diperkirakan siap di palawija kembali tergenang.

"Tadinya sudah ngurit (menyiapkan bibit), namun karena sempat panas beberapa pekan kemudian saya batalkan," kata Purwanto (38) petani di wilayah Kalidawir, Senin (23/5/2022).

Baca Juga : Tarif Parkir di Tulungagung Naik, DPRD Ajukan Sejumlah Permintaan

Karena panas yang mengakibatkan tanah sempat kering, sawah tadah hujan di sawah miliknya itu kemudian ditanami jagung. "Sudah saya ganti jagung, tapi kok hujan turun lagi. Ini saya bingung, jangan-jangan hujan masih akan terus menerus," jelasnya.

Iapun berpikir ulang untuk kembali membongkar tanaman jagung yang sudah berusia 3 Minggu ini. "Ini masih cari benih padi sisa yang di jual, tapi sebenarnya bingung juga mau milih yang mana, padi gadu atau palawija," ungkapnya.

Sementara itu, Amin (59) juga tampak sibuk membongkar jagung yang sudah terlanjur ditanam. Selain alasan banyak dimakan tikus, Amin mengaku yakin jika ditanam gadu kuat bertahan sampai panen kelak. "Kalau memang nanti sawah kering, maka saya akan sambung dengan air dari pompa," jelasnya.

Baca Juga : IMB Dicabut Digantikan PBG, Ini Penjelasan Bupati dan DPRD Tulungagung

Bagi Amin, musim saat ini cukup dilematis karena yang dikira sudah benar-benar masuk kemarau ternyata intens terjadi hujan di Kabupaten Tulungagung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kabupaten Tulungagung Petani Tulungagung

Berita Lainnya