Sistem MLFF, Bayar Tol Pakai HP Pengganti Kartu E-Toll di Indonesia Bakal Jadi yang Pertama di Dunia | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Sistem MLFF, Bayar Tol Pakai HP Pengganti Kartu E-Toll di Indonesia Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

May 22, 2022 10:39
Kartu e-tol (Foto: Twitter)
Kartu e-tol (Foto: Twitter)

JATIMTIMES - Indonesia segera menerapkan sistem pembayaran tol nirsentuh tanpa perlu berhenti lagi. Pembayaran pun tak perlu pakai kartu e-toll lagi. 

Sebagai penggantinya transaksi tol bakal menggunakan aplikasi di ponsel pengguna jalan. Transaksi tol nantinya akan menggunakan sistem multi lane free flow (MLFF).

Baca Juga : Berada pada Urutan 800 Dunia, Prof Nuhfil Harapkan Rektor Pengganti Mampu Dongkrak Peringkat UB

Aplikasi pengganti kartu e-tol ini bernama Cantas. Perwakilan dari PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), Emil Iskandar yang menggarap proyek MLFF di Indonesia mengatakan transaksi jalan tol dengan menggunakan aplikasi ponsel di Indonesia ini akan menjadi yang pertama di dunia.

"Kita boleh berbangga hati karena memang ini secara teknologi ini diterapkan pertama di dunia, bahkan berbasis aplikasi untuk sistem pembayaran itu juga info terakhir sampai 2021 masih yang pertama di dunia, nggak tahu mungkin kalau bulan Februari (2022) sudah ada yang buat saya nggak tahu lagi," kata Emil dalam FGD INSTRAN dengan tema 'Penerapan Denda dalam Implementasi MLFF' yang digelar secara virtual, Jumat (20/5/2022).

Aplikasi dengan sistem pembayaran transaksi tol berbasis aplikasi MLFF ini memang belum ada yang menggunakan di negara lain. Memang, di beberapa negara seperti di Eropa sudah diterapkan sistem transaksi tol tanpa berhenti.

Tapi, mereka tidak menggunakan aplikasi di ponsel. Di luar negeri, transaksi tol tanpa setop menggunakan perangkat on board unit (OBU).

"OBU yang di luar negeri berbentuk fisik, harganya mahal, kita buat solusi yang kita katakan Electronic On-Board Unit (E-OBU), dengan cara men-download aplikasi, dalam aplikasi sudah ada built-in OBU, sehingga pengguna tidak harus lagi membeli OBU," ujar Emil.

Ke depan, gerbang tol nantinya akan ditiadakan jika MLFF 100% dijalankan di Indonesia. Ini menjadi keuntungan bagi pengguna jalan tol karena mereka tidak perlu antre lagi untuk melakukan transaksi.

Baca Juga : Jelang  WSL, PSOI Banyuwangi Gelar Coaching Clinic Surfing di Pulau Merah

Di Eropa, menurut Emil, dendanya bisa lebih dari 100 kali tarif tol. Bahkan, di Rusia dendanya mencapai 1.000 kali lipat dari tarif jalan tol. 

Hal itu membuat pengguna jalan tol yang ogah membayar jadi mengurungkan niat melakukan pelanggaran.

"Di kita nggak akan sampai seperti itu (denda 100 kali tarif jalan tol). Karena tujuan denda tujuannya untuk mencegah, bukan untuk diterapkan. Dengan dendanya itu, bagaimana orang yang tadinya berniat melakukan pelanggaran, berpikir dua kali untuk melakukan pembayaran," sebut Emil. 

Sistem MLFF ini ditargetkan mulai berlaku  akhir tahun 2022 ini. MLFF akan diterapkan secara bertahap. Rencananya, tahun 2024 sistem MLFF bisa diterapkan sepenuhnya di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pembayaran tol kartu e tol

Berita Lainnya