Rugikan Pendapatan Negara, Bupati Blitar Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal | Tulungagung TIMES

Rugikan Pendapatan Negara, Bupati Blitar Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

May 13, 2022 16:10
Bupati Blitar Rini Syarifah.(Foto : Suara Indonesia)
Bupati Blitar Rini Syarifah.(Foto : Suara Indonesia)

JATIMTIMES - Bupati Blitar Rini Syarifah kembali mengajak masyarakat untuk memerangi peredaran rokok ilegal. Rokok ilegal selain berbahaya untuk kesehatan juga merugikan negara dari sektor pendapatan pajak.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Blitar adalah salah satu daerah yang mendapatkan kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah pusat. Karena DBCHT memiliki manfaat besar untuk kemakmuran rakyat, Mak Rini-sapaan Bupati Blitar- mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk gencar menggempur dan memberantas rokok ilegal.

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 13 Mei 2022, Apakah Ricky Berhasil Menggagalkan Nino untuk tes DNA Keisha? 

 

‘’DBHCHT ini manfaatnya sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Oleh sebab itu kita harus semakin gencar untuk menggempur dan memberantas rokok ilegal. Dengan penerimaan cukai yang optimal maka akan semakin besar DBHCHT dikembalikan ke daerah. Dalam hal ini Kabupaten Blitar,” kata Mak Rini.

Mak Rini menambahkan, DBHCHT memiliki andil besar dalam menunjang pembangunan daerah, baik pembangunan fisik maupun non fisik. Beberapa program kegiatan yang setiap tahun dilakukan dari DBHCHT diantaranya sosialisasi gempur rokok ilegal dan pelatihan budidaya tembakau.

‘’Sosialisasi gempur rokok ilegal terus kita lakukan secara berkelanjutan. Untuk tahun ini semakin kita gencarkan,’’ tukas orang nomor satu di Kabupaten Blitar.

Terpisah, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Blitar Akhyat Mujayin mengatakan, DBHCHT yang diterima negara akan kembali ke daerah. Agar masyarakat mengetahui perbedaan cukai yang asli dan palsu adalah pada cukai asli terdapat hologram bergambar burung khas Indonesia seperti cendrawasih.

“Jika tidak ada hologram pada cukai atau bahkan rokoknya tanpa cukai maka sudah dapat dipastikan rokok atau hasil tembakau itu ilegal. Hasil tembakau yang dimaksud antara lain berupa rokok batangan, liquid (Vape) dan tembakau iris atau rajang untuk lintingan,” terang Ahyat.

Baca Juga : Bupati Tulungagung Turunkan Inspektur Usut Dugaan Perselingkuhan Modin Desa Karanganom

 

Lebih lanjut Ahyat menyampaikan, rokok ilegal dapat memberikan dampak signifikan terkait pengendalian peredaran tembakau oleh negara. Apabila rokok ilegal beredar, peredaran tembakau yang berbahaya bagi kesehatan tak bisa dikendalikan.

Di samping itu, daya saing rokok pabrik pun jadi merosot dikarenakan harga rokok ilegal lebih murah dibandingkan rokok legal. Negara dipastikan mengalami kerugian karena rokok ilegal tidak menyumbang kontribusi bagi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

‘’Banyak pihak yang dirugikan akibat dari peredaran rokok ilegal. Selain perusahaan besar, masyarakat pun dirugikan karena rokok ilegal tidak menyumbang kontribusi untuk DBHCHT yang implementasi penggunaanya untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ahyat. (Adv/Kmf)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Bupati Blitar rokok ilegal Gempur Rokok Ilegal kantor pengawasan dan pelayanan bea cukai blitar

Berita Lainnya