Profil Mayjen Maruli Simanjuntak, Mantu Luhut yang Jadi Pangkostrad Baru | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Profil Mayjen Maruli Simanjuntak, Mantu Luhut yang Jadi Pangkostrad Baru

Jan 22, 2022 10:35
Mayjen Maruli Simanjuntak (Foto: IST)
Mayjen Maruli Simanjuntak (Foto: IST)

JATIMTIMES - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah melakukan rotasi jabatan sejumlah perwira tinggi. Salah satunya yakni ditunjuknya, Mayjen Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad baru. 

Rotasi sejumlah jabatan perwira tinggi di TNI tertuang dalam Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Baca Juga : Umi Syarifah Firdaus, Sosok Wanita Cantik yang Jadi Sopir Truk Selama 14 Tahun

Kini, setelah 2 bulan kosong akhirnya jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) terisi. Jabatan tersebut disisi oleh Mayjen Maruli Simanjuntak yang tak lain adalah menantu dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. 

"Pangkostrad (dijabat oleh Mayjen TNI Maruli Simanjuntak)," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Prantara Santosa dalam keterangannya. 

Seperti diketahui, jabatan Pangkostrad terakhir dijabat oleh Jenderal Dudung Abdurachman (saat itu berpangkat Letjen). Namun, Jenderal Dudung ditunjuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) per 17 November 2021.

Lantas siapa sosok Mayjen Maruli Simanjutak ini

Karir Maruli di dunia militer memang cukup moncer. Maruli lahir di Bandung, Jawa Barat (Jabar) pada 27 Februari 1970. 

Maruli adalah menantu dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Ia menikah dengan putri Luhut, yakni Paulina Panjaitan. 

Dari pernikahan itu, Maruli dan Paulina dikaruniai 2 orang anak. Sebelum ditunjuk sebagai Pangkostrad, Maruli menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana. 

Jabatan itu diembannya sejak 23 November 2020. Sebelum didapuk sebagai Pangdam Udayana, ia menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) pada periode 29 November 2018-23 November 2020.

Pekerjaan sebagai pelindung presiden begitu erat dengannya. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Danpaspampres pada 25 April 2017-24 September 2018. 

Maruli juga pernah menjadi Komandan Grup A Paspampres pada 26 Oktober 2014-5 Februari 2016. Ia diketahui merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992. 

Maruli berpengalaman dalam infanteri, dan menjadi anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Detasemen Tempur Cakra.

Kekayaan Maruli sebesar Rp 33 miliar

Baca Juga : UAS Dilaporkan Pemuda Gereja soal Ujaran Kebencian, Ternyata Video Lawas yang Juga Dilaporkan 2019 Lalu

Dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Sabtu (22/1/2022) Maruli memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 33.049.609.308. LHKPN itu terakhir dilaporkannya pada 29 Maret 2021.

Jika dirinci, Maruli memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 3.931.225.000. Tanah itu terbagi di 3 lokasi. Berikut rinciannya:

1. Tanah Seluas 300 m2 di Buleleng, hasil sendiri Rp 150.000.000
2. Tanah Seluas 650 m2 di Bogor, hibah tanpa akta Rp 828.100.000
3. Tanah Seluas 525 m2 di Bandung, hasil sendiri Rp 2.953.125.000

Maruli memiliki kendaraan senilai Rp 132.950.000. Kedua kendaraan itu hanya terdiri dari motor.

Kedua motor itu terdiri dari, satu, motor BMW K-75 solo tahun 1995 yang merupakan hasil sendiri seharga Rp 109.950.000. Kedua adalah motor Kawasaki LX 150E CKD tahun 2014 juga merupakan hasil sendiri senilai Rp 23.000.000.

Maruli Simanjuntak memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.806.710.625. Dia juga memiliki surat berharga senilai Rp 2.266.050.000.

Selain itu, mantu Luhut itu mempunyai kas dan setara kas senilai Rp 13.032.673.683 dan harta Rp 12.000.000.000.

Kemudian, Maruli memiliki utang senilai Rp 120.000.000. Dengan demikian, total harta kekayaan Maruli yang dilaporkan sebanyak Rp 33.049.609.308.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
mayjen maruli simanjuntak Luhut Binsar Pandjaitan

Berita Lainnya