Sakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek di Tulungagung Gantung Diri  | Tulungagung TIMES

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek di Tulungagung Gantung Diri 

Nov 28, 2021 11:44
Petugas Kepolisian saat olah TKP. (Foto: Humas Polres for TulungagungTIMES)
Petugas Kepolisian saat olah TKP. (Foto: Humas Polres for TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Aksi nekat dilakukan oleh seorang kakek di Kabupaten Tulungagung. Aksi nekat yang dimaksud adalah upaya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Upaya bunuh diri diduga karena kakek berumur 63 tahun ini mengalami sakit stroke yang tak kunjung sembuh.

Korban berinisial S ditemukan meninggal dunia oleh anak korban pada Jum'at (26/11/2021) sekira pukul 18.45 WIB, yang sebelumnya curiga karena pintu dan jendela kamar korban dalam kondisi terkunci dari dalam. Atas kejadian itu, anak korban melaporkan kepada Polsek Ngunut untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga : Terpilih Sebagai Ketua GP Ansor Lumajang, Gus Naufal Akan Aktifkan Tim Cyber

Kapolsek Ngunut Kompol Ernawan melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengatakan, berdasarkan keterangan anak korban (saksi) saat sepulang kerja anak korban (saksi), memanggilnya namun tidak ada tanggapan.

Melihat kondisi kamar dan jendela kamar terkunci, anak korban berinisiatif mendobrak pintu kamar. Setelah pintu kamar terbuka, anak korban melihat korban sudah meninggal dengan posisi terbaring telentang di tempat tidur dan leher korban terjerat seutas tali yang terikat di jendela kamar.

Menurut Nenny, dari keterangan keluarga, korban mengalami sakit stroke yang tidak kunjung sembuh. Diduga karena hal tersebutlah, korban nekat mengakhiri hidupnya.

"Sedangkan dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh Unit Inafis Polres Tulungagung bersama tenaga kesehatan bidan desa diketahui korban diketemukan sudah tidak bernyawa dan kaku diduga meninggal dunia kurang lebih 3-4 jam," kata Nenny, Minggu (28/11/2021).

Hasil olah TKP, lanjut Nenny, pada jendela korban terdapat tali dari bahan kain warna biru masih terikat pada jendela tralis besi, dan terdapat luka pada leher bekas jeratan tali.

Baca Juga : Dari Kacang Hingga Jawa Randu, Inilah Jenis Kambing yang Biasa Diternak di Tulungagung

"Keluarga membuat surat pernyataan tidak ingin dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan menerimanya sebagai musibah serta akan segera disemayamkan," tutupnya.

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
kasus gantung diri berita peristiwa tulungagung

Berita Lainnya