Sikat Uang Nasabah Deposito, Marketing Bank Swasta di Tulungagung Ditangkap Polisi | Tulungagung TIMES

Sikat Uang Nasabah Deposito, Marketing Bank Swasta di Tulungagung Ditangkap Polisi

Nov 20, 2021 18:24
Pelaku ADP saat diamankan pihak kepolisian. (Foto: Humas Polres for TulungagungTIMES)
Pelaku ADP saat diamankan pihak kepolisian. (Foto: Humas Polres for TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Seorang pria berinisial ADP bekerja sebagai Marketing bank swasta di wilayah Kabupaten Tulungagung harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, pria berumur 28 tahun warga Dusun Winongsari Kulon, Desa Bakal, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri ini diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah milik nasabah deposito di bank tempatnya bekerja.

Saat ini, perkara tersebut telah ditangani unit Pidum Satreskrim Polres Tulungagung.

Baca Juga : Brambang Gogo, Nasib Bawang Merah di Tulungagung yang Dipanen karena Kebanjiran

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengatakan, pelaku ditangkap anggota unit Pidum Satreskrim Polres Tulungagung pada Kamis (18/11/2021) pukul 09.00 WIB di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Menurut Nenny, setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terhadap pelaku, diketahui dugaan dan penggelapan itu dilakukan pada Rabu (20/1/2021) lalu. Modus yang dipakai, pelaku menawarkan program deposito Permata Mobile X kepada nasabah, karena pada saat itu pelaku berprofesi sebagai marketing di sebuah bank swasta di wilayah Tulungagung.

Setelah mendapat nasabah, pelaku menyiapkan handphone miliknya untuk digunakan melakukan pendaftaran permata Mobile X, dan memasukkan nomor PIN, password serta nomor handphone. Setelah berhasil teregister permata Mobile X, nasabah deposito itu diantar pelaku ke kantor Cabang Bank di wilayah Tulungagung  untuk pembukaan rekening baru dan penyetoran uang.

"Setelah uang nasabah berada di dalam rekening, pelaku memberikan 1 (satu) lembar Deposito fiktif kepada nasabah, kemudian pelaku mulai mengambil atau mengalihkan uang di dalam rekening milik nasabah tersebut dengan menggunakan Aplikasi Permata Mobile X di handphone milik pelaku," kata Nenny. Jum'at (19/11/2021) malam.

Akibat dari kejadian tersebut pihak Bank  mengalami kerugian sebesar Rp. 430.000.000,- (empat ratus tiga puluh juta rupiah). Sesuai aturan pihak bank, modus yang dipakai pelaku yaitu melakukan pendaftaran program deposito permata mobile x menggunakan handphone milik pelaku itu tidak diperbolehkan.

Baca Juga : Beri Penghormatan Terakhir, Kapolres Tulungagung Pimpin Upacara Pemakaman Anggotanya

Dari penangkapan pelaku, kata Nenny, anggota Satreskrim Polres Tulungagung juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya surat perjanjian kerja, kartu ATM, 1 (satu) buah handphone, 1 (satu) buah laptop dan 4 (empat) lembar mutasi rekening nasabah.

"Atas perbuatannya, kini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," ucap Nenny.

Tersangka dijerat UU RI Nomor 10 Tahun 1988 tentang perubahan atas UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan pasal 49 ayat 2 huruf b Junto 378 dan atau 372 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 8 Tahun penjara.

Topik
Kabupaten Tulungagung berita tulungangung christian kosasih Polres Tulungagung

Berita Lainnya