Ditinggal Mati, Janda di Tulungagung Ini Ungkap Hidup Selalu Disalahkan Saudara Suami | Tulungagung TIMES

Ditinggal Mati, Janda di Tulungagung Ini Ungkap Hidup Selalu Disalahkan Saudara Suami

Nov 20, 2021 08:23
Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

JATIMTIMES - Janda ditinggal mati suaminya, TN (45) warga di Tulungagung ini mengungkapkan kesedihannya. Pasalnya, setelah menyandang status janda, ia diperlakukan kurang enak oleh beberapa saudara suaminya.

TN yang telah hidup bersama suaminya, Alm. NW selama 27 tahun itu mengatakan kini ia hidup bersama anak tertuanya yang telah beristri.  Anak TN sendiri ada dua dan semuanya lelaki, yang satunya telah pindah alamat mengikuti istrinya.

Baca Juga : IRT di Tulungagung Ini Nagih Hutang Malah Dibayar Bogem, Berujung di Kantor Polisi

"Setelah habis masa iddah, saya sebenarnya ingin segera menikah lagi. Saya tidak tahan diomeli oleh saudara suami yang rumahnya di kanan kiri rumah kami," kata, TN, Sabtu (20/11/2021).

Biasanya, saudara suami TN selalu menuduh dirinya sudah menjalin cinta dengan orang lain. Selain itu, TN dianggap hanya ikut anak dan tidak punya hak atas rumah dan harta tinggalan suaminya itu.

"Dituduh sudah punya pacar, dibilang sudah tidak punya hak tinggal dirumah saya sendiri dan yang jelas ini hasil kerja keras kami dengan suami saya," ujarnya.

Soal hubungan, TN mengakui bahwa ada teman sekolahnya yang kini statusnya duda sering menelepon dan mengajak menikah. Namun, ajakan itu belum diterima dan juga tidak ditolak.

"Masih menggantung, dia punya anak juga dua tapi belum ada yang menikah," ungkapnya.

Hidup di rumah, menurut TN seperti berdiri di atas tajamnya duri. Namun, untuk pergi dari rumah ia tidak punya nyali.

"Mau kerja, umur saya sudah tua dan anak-anak minta saya tetap tinggal dirumah. Namun, jika dirumah saya jujur tidak betah," imbuh janda yang hobby aerobic dan bersepeda itu.

Beberapa kali ada kejadian yang menurut TN sangat memalukan, pasalnya keluarga mendiang suami menyindir melalui status di WhatsApp.

"Dia menulis seakan saya janda gathel dan hanya pantas disebut pelacur, saya samperin dan saya tanya baik-baik malah mereka dengan vulgar mengakui tulisan itu ditujukan ke saya," terangnya.

Baca Juga : Tak Banyak Diketahui, Daun Ini Ternyata Bisa Membuat Perkutut Jadi Gacor

Percekcokan tak terhindarkan, bahkan sempat terjadi saling tampar dan saling jambak.

"Anak saya datang memisah dan mengajak pulang, tetangga juga berdatangan. Itu perkelahian kesekian kali, saya selalu diperlakukan tidak enak dan di keroyok," tambahnya.

Pengalaman sebagai janda yang ditinggal mati suami dan di musuhi saudara ipar menurut TN adalah persoalan yang bukan sepele. Selain menjadi beban bathin yang juga menimbulkan luka yang dalam di hati.

"Orang lain yang tidak mengalami menganggap itu persoalan biasa, motif harta dan sebagainya. Padahal, lebih dari itu ini menyangkut harga diri," tuturnya.

Hingga saat ini, TN belum punya penyelesaian yang tepat. Ia hanya sering mengungkapkan perasaan dan derita hidupnya melalui media sosial.

"Hanya curhat yang bisa saya lakukan, itupun saya harus menulis hati-hati karena terus di pantau mereka. Jika salah, mereka baper perkelahian akan terjadi lagi," pungkasnya. 

Topik
janda tulungagung nasib janda berita tulungagung Ditinggal Mati Suami

Berita Lainnya