Tanam 2.000 Pohon di Mata Air Jumuk, Belasan Komunitas dan Lintas Perguruan Silat di Tulungagung Kompak Terjun Lokasi | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Tanam 2.000 Pohon di Mata Air Jumuk, Belasan Komunitas dan Lintas Perguruan Silat di Tulungagung Kompak Terjun Lokasi

Nov 14, 2021 20:09
Tampak Relawan Tulungagung Explorer menanam pohon di Sumber mata air Jumuk, desa Picisan / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Tampak Relawan Tulungagung Explorer menanam pohon di Sumber mata air Jumuk, desa Picisan / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES - Duabelas komunitas yang dipandegani Tulungagung Explorer melalukan kegiatan tanam 2.000 pohon di Sumber Mata Air Jumuk, Desa Picisan, Kecamatan Sendang. Kegiatan T. ExTree Planting 2021 ini didukung oleh total peserta sebanyak 107 orang. Tiga komunitas diantaranya berasal dari Blitar dan Kediri.

Menurut ketua Komunitas Tulungagung Explorer Nur Hasyim, kegiatan ini mengusung Tema Pelestarian Sumber Mata Air Jumuk dalam rangka mengantisipasi kritisnya sumber air dan perubahan Iklim global.

Baca Juga : Mulai Ada Kelonggaran, Kepadatan Arus Lalu Lintas Terjadi di Akhir Pekan

"Dengan semakin rusaknya hutan, sumber air mulai kritis dengan pencemaran yang semakin mengkhawatirkan," kata Nur Hasyim, Minggu (14/11/2021).

2.000 pohon yang direncanakan ternyata setelah hari pelaksanaan jumlah itu memenuhi target. "Setelah kami hitung cermat, target 2.000 pohon tercukupi meskipun ratusan tanaman tidak bisa kami tanam langsung. Harus di karantina dulu sebulan sampai akarnya kuat dan tingginya cukup," ujarnya.

Tanaman yang belum cukup umur itu, diantaranya adalah donasi dari KPHL Sendang. Sedangkan untuk donasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung dikatakan Nur Hasyim, semua dinyatakan layak tanam dengan perkiraan usia bibit 1,5 tahun.

"Tema ini bersinggungan erat dengan 3 desa wilayah itu yaitu Desa Picisan, Jeli dan Tulungrejo. Karena desa-desa itulah yang menerima manfaat dari sumber mata air Jumuk. Sehingga para kades-nya semua hadir mendukung agenda ini dengan membawa warganya untuk ikut gotong royong," ungkapnya.

Baca Juga : Stadion Brantas Kota Batu Bakal Direvitalisasi, Rencana Ada Sayembara Design Bangunan

Sedangkan satu desa di luar wilayah Tulungagung yaitu Desa Ngetrep, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang juga turut diundang Pemdesnya tidak ada respon. "Yang unik dalam agenda ini partisipasi semua perguruan silat, baik dari Pagar Nusa, PSHT, Kera Sakti semua guyub rukun ikut tanam pohon," imbuhnya.

Hasyim mengatakan, agenda tanam ini akan berakhir Rabu, 16  November 2021 lusa, dan dilanjutksn lagi Desember sampai genap 2.000 pohon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
tulungagung explorer tanam pohon

Berita Lainnya