Luhut-Erick Didukung PCR Maju Pilpres 2024, Stafsus Kementerian BUMN Beri Tanggapan | Tulungagung TIMES

Luhut-Erick Didukung PCR Maju Pilpres 2024, Stafsus Kementerian BUMN Beri Tanggapan

Nov 11, 2021 11:22
Foto kolase Luhut Binsar (kiri) dan Erick Thohir (foto: headtopics.com)
Foto kolase Luhut Binsar (kiri) dan Erick Thohir (foto: headtopics.com)

JATIMTIMES - Dua menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin, yakni Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir tengah menjadi sorotan. Setelah sebelumnya dituding terlibat bisnis tes swab PCR (polymerase chain reaction), kini keduanya diusung kelompok PCR (Pendukung Cinta Republik) untuk maju dalam Pilpres 2024.

PCR dideklarasikan di Jakarta, Rabu 10 November 2021. Koordinator Nasional PCR Fuadul Aufa mengakui forum PCR hadir karena isu bisnis PCR dua menteri di kabinet Indonesia Maju tersebut. Fuadul mengatakan pihaknya sengaja memberi nama PCR karena ingin memunculkan rasa yang berbeda dalam masalah yang dialamatkan kepada Luhur dan Erick.

Baca Juga : Komisioner Baru Dilantik, Ini Harapan Ketua Bawaslu Banyuwangi

"Pak Luhut dan Pak Erick secara tidak langsung dinegatifkan dengan munculnya bisnis PCR. Jadi, coba kita munculkan PCR  dengan rasa yang berbeda," kata Fuadul.

PCR berharap Luhut-Erick maju menjadi pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024. Ketokohan dan pengalaman keduanya di pemerintahan maupun ekonomi bisnis menjadi poin bahwa keduanya dinilai layak masuk bursa capres-cawapres.

"Di luar isu-isu miring terkait ada permainan dan bisnis antara PCR, kita tidak ada di wilayah itu. Kalau wilayah hukum kita serahkan semua ke ranah hukum," ucap Fuadul.

Dukungan terhadap Luhut-Erick maju Pilpres 2024 juga mendapat tanggapan dari Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Arya mengatakan deklarasi dukungan PCR bagian dari permainan politik.

Baca Juga : Kasus Melandai, Pemerintah Terus Jaga Momentum Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Menurut Arya, deklarasi dukungan tersebut berkaitan dengan isu bisnis polymerase chain reaction (PCR) yang menyeret nama Erick. Arya menegaskan bahwa isu bisnis PCR yang menyeret Erick adalah fitnah.

"Kita makin yakin bahwa isu PCR itu tendensius dan fitnah dari pihak-pihak tertentu," tandas Arya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
bisnis pcr Pilpres 2024 Luhut Binsar Pandjaitan erick thohir luhut dan erick

Berita Lainnya