Hujan Deras, Pencari Pasir di Blitar Tewas Tersambar Petir | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Hujan Deras, Pencari Pasir di Blitar Tewas Tersambar Petir

Nov 05, 2021 14:43
Foto Riski semasa hidup. Riski tewas tersambar petir di Kali Bladak.(Foto : Humas Polres Blitar Kota)
Foto Riski semasa hidup. Riski tewas tersambar petir di Kali Bladak.(Foto : Humas Polres Blitar Kota)

JATIMTIMES - Ketenangan warga di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar mendadak dikejutkan dengan peristiwa kematian. Dilaporkan seorang pencari pasir meninggal dunia akibat tersambar petir di Sungai Bladak aliran lahar Gunung Kelud di desa setempat, Kamis (4/11/2021).

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, korban diketahui bernama  Riski (18) Warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Korban diketahui sehari-hari bekerja mencari pasir di Kali Bladak yang merupakan kali lahar aliran Gunung Kelud.

Baca Juga : Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Bupati Blitar Launching Cetak KTP-el di Kecamatan Bakung

“Sehari-hari korban memang mencari pasir di Kali Bladak,” kata Hermanto, salah satu saksi mata di lokasi kejadian.

Hermanto menambahkan, sore itu hujan turun sangat deras. Kondisi ini membuat aliran sungai membesar. Melihat kondisi itu, korban berinisiatif  di korban memberi tahu kepada rekan-rekannya untuk segera  meninggalkan sungai karena khawatir truk hanyut terbawa arus sungai.

Usai memberitahu rekan-rekannya  korban dan beberapa rekannya kemudian lari ke pinggir sungai. Namun nahas, saat berlari ke pinggir sungai korban tersambar petir dan langsung tersungkur. 

Saat korban tergeletak tersambar petir teman-teman korban takut mendekat karena pada saat itu hujan deras disertai petir yang terus menyambar-nyambar.

“Korban tersambar petir, kami yang berada di lokasi tidak berani mendekat,” imbuh Hermanto.

Baca Juga : Penyebab Vanessa Angel dan Bibi Meninggal di Tempat dari Hasil Autopsi, Organ Vital Keduanya Kena Benturan

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Nglegok. Hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Blitar Kota tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Polisi memastikan korban meninggal dunia akibat tersambar petir.

“Dari pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi dan surat permohonan tidak menuntut," pungkas Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
tewas tersambar petir penambang pasir

Berita Lainnya